{"id":129626,"date":"2026-08-31T14:56:44","date_gmt":"2026-08-31T07:56:44","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129626"},"modified":"2026-08-31T14:56:44","modified_gmt":"2026-08-31T07:56:44","slug":"perkuat-deteksi-dini-kalapas-bandar-lampung-pimpin-penyisiran-blok-hunian-bersama-tim-k9-polda-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/31\/perkuat-deteksi-dini-kalapas-bandar-lampung-pimpin-penyisiran-blok-hunian-bersama-tim-k9-polda-lampung\/","title":{"rendered":"Perkuat Deteksi Dini, Kalapas Bandar Lampung Pimpin Penyisiran Blok Hunian Bersama Tim K9 Polda Lampung"},"content":{"rendered":"<p><strong>Perkuat Deteksi Dini, Kalapas Bandar Lampung Pimpin Penyisiran Blok Hunian Bersama Tim K9 Polda Lampung<\/strong><\/p>\n<p><strong>BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com<\/strong> \u2014 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperkuat langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan. Upaya tersebut dilakukan melalui penyisiran area blok hunian Warga Binaan bersama Unit K9 Detasemen Pelacak Polda Lampung, Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, didampingi jajaran pejabat struktural dan petugas Lapas. Dalam kegiatan tersebut, tim K9 Polda Lampung bersama anjing pelacak bernama Sita melakukan penyisiran secara menyeluruh di sejumlah titik, termasuk kamar hunian dan lorong blok.<\/p>\n<p>Penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini guna memastikan kondisi lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus meminimalkan potensi masuk maupun peredaran barang-barang terlarang.<\/p>\n<p>Selain melakukan pengawasan keamanan, Ike Rahmawati juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan Warga Binaan selama kegiatan berlangsung. Pendekatan humanis tersebut dilakukan untuk memastikan situasi blok tetap kondusif sekaligus memastikan pelayanan dan pemenuhan hak dasar Warga Binaan berjalan sebagaimana mestinya.<\/p>\n<p>Pelibatan Unit K9 Polda Lampung menjadi bagian dari penguatan sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman serta mendukung komitmen pemberantasan Handphone ilegal, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar).<\/p>\n<p>Kalapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menegaskan bahwa kegiatan deteksi dini akan terus dilakukan secara konsisten sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan integritas lingkungan Lapas.<br \/>\n\u201cDeteksi dini bersama Tim K9 Polda Lampung ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan Lapas Kelas I Bandar Lampung tetap aman, tertib, dan bersih dari Halinar. Sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat, karena pencegahan dan deteksi dini harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,\u201d tegas Ike Rahmawati.<\/p>\n<p>Menurutnya, penguatan pengawasan harus berjalan beriringan dengan pendekatan humanis terhadap Warga Binaan. Dengan demikian, tercipta lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga tetap mengedepankan pembinaan serta pemenuhan hak-hak Warga Binaan.<br \/>\n\u201cKami ingin memastikan seluruh jajaran tetap memiliki kewaspadaan yang tinggi tanpa mengesampingkan aspek pelayanan dan pembinaan. Keamanan, integritas, dan pelayanan yang humanis harus berjalan bersama,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sinergi lintas instansi, serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkuat Deteksi Dini, Kalapas Bandar Lampung Pimpin Penyisiran Blok Hunian Bersama Tim K9 Polda Lampung&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":129627,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129626","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129626","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129626"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129628,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129626\/revisions\/129628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129626"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}