{"id":129504,"date":"2026-08-27T12:54:35","date_gmt":"2026-08-27T05:54:35","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129504"},"modified":"2026-08-27T12:54:35","modified_gmt":"2026-08-27T05:54:35","slug":"dukung-kemandirian-warga-binaan-kalapas-kelas-i-bandar-lampung-tebar-1-000-bibit-lele-dan-panen-telur-ayam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/27\/dukung-kemandirian-warga-binaan-kalapas-kelas-i-bandar-lampung-tebar-1-000-bibit-lele-dan-panen-telur-ayam\/","title":{"rendered":"Dukung Kemandirian Warga Binaan, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Tebar 1.000 Bibit Lele dan Panen Telur Ayam"},"content":{"rendered":"<p><strong>Dukung Kemandirian Warga Binaan, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Tebar 1.000 Bibit Lele dan Panen Telur Ayam<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bandar Lampung, majalahglobal.com \u2014<\/strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan produktif di bidang peternakan dan perikanan.<br \/>\nKepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, didampingi Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Deddy Purwaka, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan peternakan dan perikanan sekaligus melakukan penebaran 1.000 bibit ikan lele serta panen telur ayam hasil budidaya Warga Binaan, Kamis (27\/8\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keterampilan kerja yang diarahkan untuk memberikan pengalaman praktis kepada Warga Binaan. Melalui pendampingan Bidang Kegiatan Kerja, mereka mendapatkan pembelajaran mengenai tata kelola peternakan unggas dan budidaya ikan air tawar secara terarah dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Program pembinaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi upaya mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Ike Rahmawati menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan program kegiatan kerja sebagai sarana pembentukan keterampilan sekaligus menumbuhkan produktivitas dan rasa tanggung jawab Warga Binaan.<br \/>\n\u201cKami ingin seluruh program kegiatan kerja di Lapas Kelas I Bandar Lampung tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menghasilkan karya dan produk yang nyata. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Warga Binaan kami dorong untuk memiliki keterampilan yang aplikatif, produktif, dan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,\u201d ujar Ike Rahmawati.<\/p>\n<p>Menurutnya, hasil panen telur ayam dan pengembangan budidaya ikan lele merupakan bukti bahwa pembinaan kemandirian dapat berjalan secara produktif apabila dilakukan dengan pendampingan dan pengelolaan yang konsisten.<br \/>\n\u201cSetiap proses pembinaan harus memberikan nilai tambah. Kami berharap kegiatan seperti peternakan dan perikanan ini terus berkembang sehingga Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengelola usaha secara bertanggung jawab,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Penebaran 1.000 bibit lele dan panen telur ayam tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong semangat Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan. Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan kerja yang memiliki nilai edukatif, produktif, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Melalui program tersebut, pembinaan di Lapas Kelas I Bandar Lampung diharapkan mampu menciptakan Warga Binaan yang lebih siap, mandiri, dan memiliki keterampilan sebagai bekal positif untuk menjalani kehidupan setelah bebas.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dukung Kemandirian Warga Binaan, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Tebar 1.000 Bibit Lele dan Panen&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":129505,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129504","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129504","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129504"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129504\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129506,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129504\/revisions\/129506"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129504"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}