{"id":129368,"date":"2026-08-21T17:16:51","date_gmt":"2026-08-21T10:16:51","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129368"},"modified":"2026-08-21T17:16:51","modified_gmt":"2026-08-21T10:16:51","slug":"lapas-kelas-i-bandar-lampung-perkuat-transparansi-layanan-registrasi-lewat-inovasi-digital-si-laras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/21\/lapas-kelas-i-bandar-lampung-perkuat-transparansi-layanan-registrasi-lewat-inovasi-digital-si-laras\/","title":{"rendered":"Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Transparansi Layanan Registrasi Lewat Inovasi Digital \u201cSI LARAS\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Transparansi Layanan Registrasi Lewat Inovasi Digital \u201cSI LARAS\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bandar Lampung, majalahglobal.com \u2014<\/strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital. Terbaru, Lapas Kelas I Bandar Lampung meluncurkan inovasi layanan SI LARAS (Saluran Informasi Layanan Registrasi) sebagai kanal informasi untuk memperkuat transparansi, akurasi, dan kemudahan akses layanan registrasi bagi masyarakat maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).<\/p>\n<p>Inovasi tersebut disosialisasikan secara langsung kepada masyarakat dan WBP oleh Kepala Seksi Registrasi Lapas Kelas I Bandar Lampung, Heri Wijaya, pada Jumat (21\/8\/2026).<\/p>\n<p>SI LARAS hadir dengan mengusung lima nilai utama, yakni Lengkap, Akuntabel, Responsif, Akurat, dan Solutif. Melalui pendekatan tersebut, layanan registrasi diharapkan menjadi lebih mudah diakses, informatif, serta mampu memberikan kepastian informasi kepada pihak yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Kepala Seksi Registrasi Lapas Kelas I Bandar Lampung, Heri Wijaya, mengatakan SI LARAS dirancang sebagai sarana untuk mendekatkan layanan registrasi kepada masyarakat dan WBP sekaligus memperkuat keterbukaan informasi.<br \/>\n\u201cSI LARAS kami hadirkan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan registrasi. Kami ingin masyarakat maupun Warga Binaan memperoleh informasi yang lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan responsif. Dengan adanya inovasi ini, kami berharap tidak ada lagi hambatan dalam memperoleh informasi terkait layanan registrasi,\u201d ujar Heri Wijaya.<\/p>\n<p>Menurutnya, digitalisasi layanan bukan sekadar menghadirkan kanal informasi baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.<br \/>\n\u201cLima nilai yang menjadi dasar SI LARAS, yaitu Lengkap, Akuntabel, Responsif, Akurat, dan Solutif, menjadi komitmen kami dalam memberikan pelayanan. Setiap informasi yang disampaikan harus jelas sumbernya, tepat, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat maupun Warga Binaan,\u201d tegas Heri.<\/p>\n<p>Peluncuran SI LARAS juga menjadi bagian dari Rancangan Aksi Perubahan Kinerja Layanan Publik pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2026 BPSDM Provinsi Lampung. Pelaksanaan inovasi tersebut mendapat bimbingan dari Mentor R. Gatot Suariyoko, selaku Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Bandar Lampung.<\/p>\n<p>Melalui inovasi ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung menargetkan terwujudnya layanan registrasi yang semakin transparan, efektif, dan responsif. Kehadiran SI LARAS sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung reformasi pelayanan publik dan transformasi digital di bidang pemasyarakatan.<\/p>\n<p>Lapas Kelas I Bandar Lampung mengajak masyarakat dan WBP untuk memanfaatkan SI LARAS secara optimal serta mengikuti kanal informasi resmi guna memperoleh informasi dan pembaruan layanan registrasi yang dapat dipertanggungjawabkan.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Transparansi Layanan Registrasi Lewat Inovasi Digital \u201cSI LARAS\u201d Bandar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":129369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129368"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129370,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129368\/revisions\/129370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129368"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}