{"id":129359,"date":"2026-08-21T16:48:43","date_gmt":"2026-08-21T09:48:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=129359"},"modified":"2026-08-21T16:48:43","modified_gmt":"2026-08-21T09:48:43","slug":"perkuat-pengamanan-dan-integritas-kalapas-kelas-i-bandar-lampung-tegaskan-tidak-ada-kompromi-terhadap-pelanggaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/21\/perkuat-pengamanan-dan-integritas-kalapas-kelas-i-bandar-lampung-tegaskan-tidak-ada-kompromi-terhadap-pelanggaran\/","title":{"rendered":"Perkuat Pengamanan dan Integritas, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Tidak Ada Kompromi terhadap Pelanggaran"},"content":{"rendered":"<p><strong>Perkuat Pengamanan dan Integritas, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Tidak Ada Kompromi terhadap Pelanggaran<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bandar Lampung, majalahglobal.com \u2014<\/strong> Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memberikan pengarahan khusus kepada seluruh jajaran sebagai langkah memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi), khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas petugas pemasyarakatan.<br \/>\nKegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor Lapas Kelas I Bandar Lampung, Jumat (21\/8\/2026), tersebut diikuti seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, staf, hingga anggota regu pengamanan.<\/p>\n<p>Dalam arahannya, Ike Rahmawati menekankan bahwa pengamanan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Setiap petugas dituntut meningkatkan kewaspadaan, bekerja secara profesional, serta menjalankan seluruh prosedur sesuai standar operasional prosedur (SOP).<\/p>\n<p>Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak mengabaikan hal-hal kecil yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Ketelitian dalam pelaksanaan tugas, koordinasi antarpersonel, serta kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.<br \/>\n\u201cPengamanan adalah benteng utama kita. Saya minta seluruh petugas, baik staf maupun regu jaga, untuk selalu menjunjung tinggi integritas, bekerja sesuai SOP, dan tidak ada kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran. Integritas adalah kunci utama dalam menjaga nama baik institusi,\u201d tegas Kalapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Ike menegaskan bahwa penguatan tugas dan fungsi tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, profesional, dan berintegritas.<\/p>\n<p>Menurutnya, setiap jajaran memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. Karena itu, seluruh petugas diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan kepentingan organisasi.<br \/>\n\u201cSaya ingin seluruh jajaran memahami bahwa keamanan dan integritas adalah tanggung jawab bersama. Jangan bekerja hanya karena diawasi, tetapi bekerjalah karena menyadari bahwa setiap tugas yang kita laksanakan membawa nama baik institusi dan merupakan bentuk tanggung jawab kita kepada negara,\u201d ujar Ike.<\/p>\n<p>Melalui pengarahan tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengamanan, meningkatkan kedisiplinan jajaran, serta membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, dan berintegritas.<\/p>\n<p>Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk menyatukan komitmen dalam melaksanakan tugas secara optimal serta mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan mencoreng marwah institusi pemasyarakatan.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkuat Pengamanan dan Integritas, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Tidak Ada Kompromi terhadap Pelanggaran&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":129360,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-129359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=129359"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129361,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/129359\/revisions\/129361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=129359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=129359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=129359"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=129359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}