{"id":128999,"date":"2026-08-12T14:49:59","date_gmt":"2026-08-12T07:49:59","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=128999"},"modified":"2026-08-12T14:49:59","modified_gmt":"2026-08-12T07:49:59","slug":"lapas-kelas-i-bandar-lampung-akselerasi-pembaruan-pengamanan-dan-pembinaan-hasil-studi-tiru-lapas-cikarang-segera-diterapkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/12\/lapas-kelas-i-bandar-lampung-akselerasi-pembaruan-pengamanan-dan-pembinaan-hasil-studi-tiru-lapas-cikarang-segera-diterapkan\/","title":{"rendered":"Lapas Kelas I Bandar Lampung Akselerasi Pembaruan Pengamanan dan Pembinaan, Hasil Studi Tiru Lapas Cikarang Segera Diterapkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lapas Kelas I Bandar Lampung Akselerasi Pembaruan Pengamanan dan Pembinaan, Hasil Studi Tiru Lapas Cikarang Segera Diterapkan<\/strong><\/p>\n<p><strong>BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com<\/strong> \u2013 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung mempercepat langkah pembaruan sistem pengamanan dan program pembinaan warga binaan sebagai tindak lanjut hasil studi tiru di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang.<br \/>\nLangkah tersebut dibahas secara khusus dalam Rapat dan Briefing Mingguan yang dipimpin Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas di ruang rapat Lapas Kelas I Bandar Lampung, Rabu (12\/8\/2026).<\/p>\n<p>Rapat mingguan tersebut menjadi momentum evaluasi pelaksanaan tugas sekaligus menyusun langkah konkret untuk mengimplementasikan berbagai praktik baik yang diperoleh jajaran Lapas Kelas I Bandar Lampung saat melakukan peninjauan ke Lapas Kelas IIA Cikarang bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung pada pekan sebelumnya.<\/p>\n<p>Dalam pembahasan, Ike Rahmawati menekankan dua aspek utama yang menjadi prioritas, yakni penguatan dan modernisasi sistem pengamanan serta pengembangan program pembinaan yang lebih variatif dan berkualitas bagi warga binaan.<\/p>\n<p>Menurutnya, hasil studi tiru tidak boleh berhenti pada kegiatan observasi semata, tetapi harus diterjemahkan menjadi inovasi dan perbaikan nyata di lingkungan Lapas Kelas I Bandar Lampung.<br \/>\n\u201cHasil studi tiru ini harus segera kita tindak lanjuti dengan langkah nyata. Setiap seksi agar bergerak cepat mengimplementasikan poin-poin unggulan yang relevan dari Lapas Cikarang, terutama dalam meningkatkan kerapian dan efektivitas pengamanan serta memperkaya variasi program pembinaan bagi warga binaan,\u201d ujar Ike Rahmawati.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, penerapan hasil studi tiru akan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik Lapas Kelas I Bandar Lampung, sehingga setiap pembaruan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.<br \/>\n\u201cKita tidak hanya meniru, tetapi mengadaptasi praktik baik agar sesuai dengan kebutuhan organisasi. Targetnya jelas, yaitu pengamanan yang semakin kuat, pelaksanaan pembinaan yang semakin berkualitas, serta tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional dan responsif,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Melalui evaluasi yang dilakukan secara rutin, jajaran Lapas Kelas I Bandar Lampung didorong untuk bergerak lebih cepat, disiplin, dan terukur dalam menjalankan setiap program. Setiap seksi juga diarahkan untuk memastikan hasil rapat dapat diterjemahkan menjadi pelaksanaan konkret di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.<br \/>\nDengan demikian, hasil studi tiru ke Lapas Cikarang diharapkan tidak hanya menjadi referensi, tetapi menjadi pemicu percepatan pembaruan dalam aspek pengamanan maupun pembinaan di Lapas Kelas I Bandar Lampung.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lapas Kelas I Bandar Lampung Akselerasi Pembaruan Pengamanan dan Pembinaan, Hasil Studi Tiru Lapas Cikarang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":129000,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-128999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=128999"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128999\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129001,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128999\/revisions\/129001"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/129000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=128999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=128999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=128999"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=128999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}