{"id":128984,"date":"2026-08-12T08:26:14","date_gmt":"2026-08-12T01:26:14","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=128984"},"modified":"2026-08-12T08:26:14","modified_gmt":"2026-08-12T01:26:14","slug":"kenali-lingkungan-kerja-peserta-magang-diperkenalkan-berbagai-area-lapas-kelas-iib-kotaagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/12\/kenali-lingkungan-kerja-peserta-magang-diperkenalkan-berbagai-area-lapas-kelas-iib-kotaagung\/","title":{"rendered":"Kenali Lingkungan Kerja, Peserta Magang Diperkenalkan Berbagai Area Lapas Kelas IIB Kotaagung"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kenali Lingkungan Kerja, Peserta Magang Diperkenalkan Berbagai Area Lapas Kelas IIB Kotaagung<\/strong><\/p>\n<p><strong>KOTAAGUNG, majalahglobal.com \u2014<\/strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung melaksanakan kegiatan pengenalan lingkungan kerja bagi peserta magang, Selasa (11\/8\/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari orientasi untuk memberikan pemahaman awal kepada peserta mengenai lingkungan kerja, tugas dan fungsi, hingga sistem pelayanan yang berjalan di dalam Lapas.<\/p>\n<p>Kegiatan diawali dengan penyambutan peserta magang oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kotaagung, Ruh Harijadi, yang didampingi jajaran petugas. Peserta kemudian diajak berkeliling untuk mengenal sejumlah area penting yang menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.<\/p>\n<p>Sejumlah lokasi yang diperkenalkan meliputi area pendaftaran kunjungan, Pengamanan Pintu Utama (P2U), Klinik Pratama, ruang kunjungan, area kegiatan kerja, serta ruangan pada masing-masing bidang.<\/p>\n<p>Di setiap lokasi, petugas memberikan penjelasan mengenai fungsi ruangan, mekanisme pelayanan, serta aktivitas dan tugas yang dilaksanakan. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta magang memahami alur kerja sekaligus menyesuaikan diri dengan lingkungan Lapas selama menjalani masa magang.<\/p>\n<p>Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, Mereka juga aktif berinteraksi dan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada petugas terkait pelaksanaan tugas, pelayanan kepada warga binaan dan pengunjung, serta aktivitas kerja di lingkungan Lapas.<\/p>\n<p>Kalapas Kelas IIB Kotaagung, Ruh Harijadi, menegaskan bahwa pengenalan lingkungan kerja merupakan tahapan penting bagi peserta magang agar tidak hanya mengenal tempat, tetapi juga memahami nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta profesionalisme yang diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.<br \/>\n\u201cKami ingin peserta magang sejak awal memahami bahwa lingkungan Lapas memiliki karakteristik pekerjaan yang membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab dan integritas. Melalui pengenalan ini, mereka dapat mengetahui secara langsung bagaimana tugas dan pelayanan dilaksanakan, sehingga selama mengikuti kegiatan magang mereka dapat beradaptasi dengan baik serta memperoleh pengalaman yang positif,\u201d ujar Ruh Harijadi.<\/p>\n<p>Menurutnya, kesempatan magang juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi peserta untuk mengenal dunia kerja secara lebih nyata, khususnya mengenai pentingnya koordinasi, etika, komunikasi dan kepatuhan terhadap aturan.<br \/>\n\u201cKami berharap pengalaman selama berada di Lapas Kelas IIB Kotaagung dapat memberikan wawasan dan pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta. Yang paling penting, setiap kegiatan dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aturan, keamanan dan ketertiban yang berlaku di lingkungan Lapas,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kegiatan pengenalan lingkungan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui orientasi ini, peserta magang diharapkan mampu memahami lingkungan kerja secara menyeluruh sekaligus membangun sikap disiplin dan profesional sebagai bekal selama mengikuti program magang.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><br \/>\n<strong>081272255678<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenali Lingkungan Kerja, Peserta Magang Diperkenalkan Berbagai Area Lapas Kelas IIB Kotaagung KOTAAGUNG, majalahglobal.com \u2014&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":128985,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-128984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=128984"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":128986,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128984\/revisions\/128986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/128985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=128984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=128984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=128984"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=128984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}