{"id":128671,"date":"2026-08-01T21:00:24","date_gmt":"2026-08-01T14:00:24","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=128671"},"modified":"2026-08-01T21:07:30","modified_gmt":"2026-08-01T14:07:30","slug":"air-laut-jikotamu-obi-utara-mendadak-hijau-pekat-warga-minta-pemda-segera-cek-lapangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/08\/01\/air-laut-jikotamu-obi-utara-mendadak-hijau-pekat-warga-minta-pemda-segera-cek-lapangan\/","title":{"rendered":"Air Laut Jikotamu-Obi Utara Mendadak Hijau Pekat, Warga Minta Pemda Segera Cek Lapangan"},"content":{"rendered":"<p>HALSEL, MAJALAHGLOBAL.COM \u2014 Sejak Senin (27\/7\/2026) lalu, warna air laut di sepanjang perairan Jikotamu, Kecamatan Obi, hingga ke Dermaga Jojame, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, terlihat berubah menjadi hijau pekat. Kondisi itu membuat sejumlah warga pesisir merasa resah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Informasi awal diterima dari penumpang kapal rute Jikotamu\u2013Kupal, Bacan. Melalui pesan WhatsApp, mereka melaporkan perubahan warna air laut di sepanjang jalur pelayaran. Menurut keterangan warga, kondisi tersebut berbeda dari biasanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sejumlah warga menduga perubahan warna air laut tersebut berkaitan dengan aktivitas di laut. Namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan. Hingga kini masih diperlukan pemeriksaan, pengambilan sampel, dan pengujian oleh instansi yang berwenang untuk memastikan faktor penyebabnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika memang ditemukan adanya pencemaran, dikhawatirkan kondisi tersebut dapat berdampak pada ekosistem laut, habitat biota perairan, serta aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pemda Sebut Akan Koordinasi dan Cek Lapangan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Selatan, Samsu Abubakar, saat dikonfirmasi pada Senin 27 Juli 2026 menyampaikan pihaknya baru menerima laporan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami baru tahu soal ini. Nanti kami akan turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan warga untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi kembali melalui WhatsApp pada Jumat (01\/8\/2026), pesan telah diterima namun belum ada tanggapan resmi lebih lanjut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Perikanan Halsel, Idris Ali. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Warga Harap Ada Uji Sampel<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat pesisir Obi dan Obi Utara berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan, mengambil sampel air laut, dan menyampaikan hasil uji kepada publik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tujuannya agar penyebab perubahan warna air dapat diketahui lebih awal, sehingga potensi dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hingga saat ini, aktivitas nelayan di sekitar Jikotamu dan Jojame masih berjalan seperti biasa, namun warga tetap mewaspadai perubahan kondisi laut. Pihak berwenang diharapkan dapat segera menindaklanjuti laporan ini sesuai prosedur yang berlaku. (Kandi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HALSEL, MAJALAHGLOBAL.COM \u2014 Sejak Senin (27\/7\/2026) lalu, warna air laut di sepanjang perairan Jikotamu, Kecamatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":128672,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7481,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-128671","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-halmahera-selatan","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128671","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=128671"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128671\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":128675,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/128671\/revisions\/128675"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/128672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=128671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=128671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=128671"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=128671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}