{"id":127387,"date":"2026-06-06T15:42:43","date_gmt":"2026-06-06T08:42:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=127387"},"modified":"2026-06-06T16:05:17","modified_gmt":"2026-06-06T09:05:17","slug":"laporan-polisi-ke-polda-jatim-buka-borok-sengketa-tanah-359-m%c2%b2-di-desa-ngastemi-mojokerto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/06\/06\/laporan-polisi-ke-polda-jatim-buka-borok-sengketa-tanah-359-m%c2%b2-di-desa-ngastemi-mojokerto\/","title":{"rendered":"Laporan Polisi ke Polda Jatim Buka Borok Sengketa Tanah 359 M\u00b2 di Desa Ngastemi Mojokerto"},"content":{"rendered":"<h5><a href=\"http:\/\/Majalahglobal.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Majalahglobal.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/Mojokertokab.go.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mojokerto<\/a> \u2013 Di Desa Ngastemi, Bangsal, Mojokerto, selembar sertifikat Hak Milik 359 m\u00b2 atas nama Siti Mahmudah sudah sah jadi dokumen negara. Tapi di balik cap BPN itu, ada lima versi cerita yang saling tabrak. Dari ruang kuasa hukum, meja pembeli, teras saudara, sampai pengakuan anak kandung. Kini benang kusut warisan almarhum Soleh bin M. Hasyim resmi jadi berkas Ditreskrimsus Polda Jatim.<\/h5>\n<figure id=\"attachment_127391\" aria-describedby=\"caption-attachment-127391\" style=\"width: 1685px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-127391\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Surat-Waris-Ngastemi_1-scaled.jpg\" alt=\"Laporan Polisi ke Polda Jatim Buka Borok Sengketa Tanah 359 M\u00b2 di Desa Ngastemi Mojokerto\" width=\"1685\" height=\"2560\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Surat-Waris-Ngastemi_1-scaled.jpg 1685w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Surat-Waris-Ngastemi_1-768x1167.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Surat-Waris-Ngastemi_1-1011x1536.jpg 1011w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Surat-Waris-Ngastemi_1-1348x2048.jpg 1348w\" sizes=\"auto, (max-width: 1685px) 100vw, 1685px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-127391\" class=\"wp-caption-text\">Surat Keterangan Waris<\/figcaption><\/figure>\n<p>*1. Advokat Hanum: \u201cSurat Waris Cacat, 1 Ahli Waris Disabilitas Dihilangkan\u201d*<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Langkah hukum dibuka H. Rif\u2019an Hanum S.H., M.H., kuasa hukum Khoiririn Istianah. Lewat Kantor Firma Hukum \u201cH. Rif\u2019an Hanum &amp; Nawacita\u201d, laporan resmi masuk ke Polda Jatim 20 Januari 2026, Nomor: 1801\/LP\/AHN\/I\/2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terlapor tunggal: Siti Mahmudah binti M. Hasyim. Disangkakan: Pemalsuan Akta Otentik Pasal 391 KUHP dan Pemalsuan Surat Biasa Pasal 394 KUHP.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Inti dalil ada 3 poin. Pertama, surat keterangan waris 2019 hanya mencantumkan 9 nama, padahal faktual ada 10 saudara hidup. \u201cSatu orang saudara yang berkebutuhan khusus disabilitas secara sengaja tidak dicantumkan, yang mana seharusnya dia merupakan ahli waris sah menurut hukum,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kedua, dokumen itu diajukan ke PPAT dan BPN sebagai dasar balik nama. \u201cSeolah-olah benar dan tidak dipalsu,\u201d padahal isinya tidak sesuai keadaan dan nyata merugikan almarhum Soleh yang wafat 2022.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketiga, sertifikat akhirnya terbit atas nama Siti Mahmudah. \u201cHilangnya hak kepemilikan atas satu bidang tanah perkarangan yang secara sah milik Soleh, beralihnya SHM ke atas nama terlapor tanpa persetujuan dan tanpa dasar hukum yang sah,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tuntutan kuasa hukum: terbitkan STBL, panggil Siti Mahmudah, sidik, tahan karena dikhawatirkan melarikan diri, dan kembalikan hak tanah ke ahli waris Aini Masjidah. \u201cJika keadilan harus diperjuangkan sampai hak-hak terpenuhi maka sudah sepatutnya pelaku kejahatannya dihukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*2. Siti Mahmudah: \u201cUang Rp70 Juta Saya Titip ke Mustakim, Ada Saksi\u201d*<\/p>\n<figure id=\"attachment_127393\" aria-describedby=\"caption-attachment-127393\" style=\"width: 1626px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-127393\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Siti-Mahmudah-_1-scaled.jpg\" alt=\"Laporan Polisi ke Polda Jatim Buka Borok Sengketa Tanah 359 M\u00b2 di Desa Ngastemi Mojokerto\" width=\"1626\" height=\"2560\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Siti-Mahmudah-_1-scaled.jpg 1626w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Siti-Mahmudah-_1-768x1209.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Siti-Mahmudah-_1-975x1536.jpg 975w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Siti-Mahmudah-_1-1301x2048.jpg 1301w\" sizes=\"auto, (max-width: 1626px) 100vw, 1626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-127393\" class=\"wp-caption-text\">SHM Siti Mahmudah<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pembeli membantah pemalsuan. Siti Mahmudah menegaskan transaksi terjadi sebelum Almarhum Soleh wafat. Harga: Rp70 juta tunai untuk tanah 359 m\u00b2.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKarena Pak Soleh gangguan jiwa, uang tidak saya serahkan langsung. Saya titipkan ke Mustakim, saudara kandung beliau,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Siti berdalil proses administrasi sah karena ahli waris Soleh sudah tanda tangan. \u201cBu Ririn tidak berkenan tanda tangan, tapi syarat BPN sudah terpenuhi dengan tanda tangan ahli waris,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*3. Pak Mustakim: \u201cSaya Terima Titipan Rp70 Juta, Begini Rinciannya\u201d*<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mustakim membenarkan menerima titipan Rp70 juta dari Siti karena Pak Soleh dianggap tidak cakap hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cUang itu saya bagi sesuai kesepakatan keluarga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Rinciannya: Rp8 juta ke Mbak Aini anak kandung Soleh, kompensasi Rp750 ribu x 8 saudara yang mau tanda tangan, biaya selametan almarhum, sisa Rp10 juta disimpan di bank untuk 3 nisan ayah-ibu-Pak Soleh serta sedekah masjid.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mustakim juga menyoal rumah induk. \u201cSemua anak Pak Hasyim hanya diberikan tanah. Rumahnya bangun sendiri-sendiri,\u201d katanya. Karena itu ia menilai Bu Ririn tidak seharusnya mensertifikat rumah induk peninggalan Pak Hasyim. \u201cSaya akan sewa pengacara untuk gugat rumah Bu Ririn,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*4. Bu Ririn: \u201cSaya Tidak Tanda Tangan, Saya Tidak Baca Detail Surat Waris 2019\u201d*<\/p>\n<figure id=\"attachment_127394\" aria-describedby=\"caption-attachment-127394\" style=\"width: 1769px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-127394\" src=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Khoiririn-Istianah-_1-scaled.jpg\" alt=\"Laporan Polisi ke Polda Jatim Buka Borok Sengketa Tanah 359 M\u00b2 di Desa Ngastemi Mojokerto\" width=\"1769\" height=\"2560\" srcset=\"https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Khoiririn-Istianah-_1-scaled.jpg 1769w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Khoiririn-Istianah-_1-768x1111.jpg 768w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Khoiririn-Istianah-_1-1062x1536.jpg 1062w, https:\/\/majalahglobal.com\/media\/Sertifikat-Khoiririn-Istianah-_1-1416x2048.jpg 1416w\" sizes=\"auto, (max-width: 1769px) 100vw, 1769px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-127394\" class=\"wp-caption-text\">SHM Khoiririn Istianah<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bu Ririn tetap menolak tanda tangan dan menolak terlibat jual beli.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cMemang benar, iya sama sekali tidak tanda tangan dan memang tidak berkenan untuk tanda tangan akta jual beli tanah milik almarhum Soleh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Soal surat waris 2019, Bu Ririn mengaku lalai membaca. \u201cSaat tanda tangan surat keterangan waris di tahun 2019 itu dia tidak membaca detail. Dia baru tahu bahwa Pak Soleh tidak dicantumkan makanya ia tidak terima dan menyewa advokat untuk menegakkan keadilan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Logikanya: tanah 359 m\u00b2 itu 100% milik Pak Soleh, maka Rp70 juta harus 100% ke ahli waris. \u201cKalaupun untuk selametan, batu nisan atau sedekah itu ya harusnya sesuai keputusan ahli waris, yaitu Mbak Aini selaku anak kandung almarhum Soleh,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Soal rumahnya, Bu Ririn pegang sertifikat sejak 2006 lewat PTSL. \u201cSudah disetujui almarhum ibunya. Jadi tidak bisa digugat di jalur hukum,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>*5. Mbak Aini: \u201cSaya Disuruh TTD, Katanya Tanah Milik Bersama\u201d*<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pengakuan Mbak Aini, anak kandung satu-satunya, bikin publik terhenyak. Ia mengaku ditipu saat tanda tangan pertama untuk tanah 359 m\u00b2 milik ayahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDitanya tanah apa katanya tanahnya milik orang banyak akhirnya ditandatangani,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setelah TTD, ia dikasih Rp8 juta. Saat tanya asal uang, suami Siti Mahmudah jawab ngambang: \u201csudah bawa saja\u201d. Tidak ada penjelasan itu uang hasil jual tanah ayahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Beberapa hari kemudian suami Siti datang lagi bawa berkas AJB. \u201cMelihat hal itu akhirnya saya tidak mau untuk tanda tangan. Jadi tidak ada tanda tangan yang kedua di situ,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kejutan datang: sertifikat 359 m\u00b2 sudah terbit atas nama pembeli. \u201cSaya kaget ternyata sertifikatnya sudah jadi. Padahal yang punyai hak resmi itu saya sama sekali tidak diberitahu,\u201d ujarnya pasrah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mbak Aini sadar ia ahli waris sah. Tapi sejak TK ia tidak ke Ngastemi karena orang tuanya cerai. \u201cDia sudah mengikhlaskan hal ini mau gimana lagi karena sudah terlanjur,\u201d lirihnya. (Jay\/Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Mojokerto \u2013 Di Desa Ngastemi, Bangsal, Mojokerto, selembar sertifikat Hak Milik 359 m\u00b2 atas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":127388,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,55,11334,9745],"tags":[14899,16199,16196,16200,16197,16201,16198],"newstopic":[],"class_list":["post-127387","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline","tag-advokat-hanum","tag-khoiririn-istianah","tag-laporan-polisi-ke-polda-jatim-buka-borok-sengketa-tanah-359-m-di-desa-ngastemi-mojokerto","tag-mustakim","tag-rifan-hanum","tag-sengketa-tanah-desa-ngastemi","tag-siti-mahmudah"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/127387","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=127387"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/127387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":127396,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/127387\/revisions\/127396"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/127388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=127387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=127387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=127387"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=127387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}