{"id":125967,"date":"2026-03-21T15:23:11","date_gmt":"2026-03-21T08:23:11","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=125967"},"modified":"2026-03-21T15:23:39","modified_gmt":"2026-03-21T08:23:39","slug":"359-warga-binaan-lapas-kotaagung-terima-remisi-idul-fitri-1447-h-wujud-nyata-pembinaan-humanis-dan-berkeadilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2026\/03\/21\/359-warga-binaan-lapas-kotaagung-terima-remisi-idul-fitri-1447-h-wujud-nyata-pembinaan-humanis-dan-berkeadilan\/","title":{"rendered":"359 Warga Binaan Lapas Kotaagung Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Nyata Pembinaan Humanis dan Berkeadilan"},"content":{"rendered":"<p><strong>359 Warga Binaan Lapas Kotaagung Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Nyata Pembinaan Humanis dan Berkeadilan<\/strong><\/p>\n<p><strong>KOTAAGUNG, majalahglobal.com \u2013<\/strong> Sebanyak 359 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung menerima remisi khusus dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemberian remisi ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam mendorong proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial.<\/p>\n<p>Remisi diberikan pada momentum Idul Fitri yang sarat makna spiritual, sebagai bentuk penghargaan atas sikap disiplin, kepatuhan, serta keaktifan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.<\/p>\n<p>Kepala Lapas Kelas IIB Kotaagung, Andi Gunawan, menjelaskan bahwa setiap warga binaan yang memperoleh remisi telah melalui proses evaluasi yang ketat dan terukur, mencakup aspek administratif maupun substansi pembinaan.<\/p>\n<p>\u201cRemisi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang menunjukkan perubahan nyata. Ini menjadi indikator bahwa proses pembinaan berjalan efektif dan memberikan dampak positif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Andi Gunawan menyampaikan,momentum Idul Fitri yang identik dengan kembali ke fitrah dinilai selaras dengan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.<br \/>\nDengan total 359 penerima, pemberian remisi tahun ini mencerminkan sistem pemasyarakatan yang semakin progresif, humanis, dan berorientasi pada pemulihan sosial.<\/p>\n<p>Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus menjaga perilaku baik serta meningkatkan kesiapan menghadapi kehidupan pasca pembebasan.<\/p>\n<p>\u201cPemberian remisi Idul Fitri ini diharapkan menjadi motivasi berkelanjutan bagi warga binaan untuk mempertahankan perilaku positif. Kami ingin mereka benar-benar siap menjalani proses reintegrasi sosial, kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab, mandiri, dan produktif.\u201dtegas Andi Gunawan.<\/p>\n<p>Salah satu warga binaan lapas ,mewakili warga binaan yang menerima Remisi mengutarakan kepada negara awak, media dan pihak lapas,Sangat berterimakasih.<br \/>\nLanjut nya pula, ini bukan hal mudah instan yang kami terima melainkan melalui proses yang panjang pembinaan.<\/p>\n<p>\u201cSaya mewakili teman-teman warga binaan mengucapkan terima kasih kepada negara dan khususnya pihak Lapas Kotaagung atas remisi yang diberikan. Ini bukan hal yang instan, tetapi melalui proses panjang pembinaan. Remisi ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus berubah menjadi lebih baik dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.\u201dpungkas perwakilan warga binaan.<br \/>\n<strong>Oleh: Andi Raya<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>359 Warga Binaan Lapas Kotaagung Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Nyata Pembinaan Humanis&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":125968,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-125967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/125967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=125967"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/125967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":125969,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/125967\/revisions\/125969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/125968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=125967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=125967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=125967"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=125967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}