{"id":121789,"date":"2025-11-13T08:56:03","date_gmt":"2025-11-13T01:56:03","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=121789"},"modified":"2025-11-13T08:56:03","modified_gmt":"2025-11-13T01:56:03","slug":"ning-ita-ajak-tokoh-agama-masyarakat-dan-pemuda-jaga-kondusifitas-di-kota-mojokerto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/11\/13\/ning-ita-ajak-tokoh-agama-masyarakat-dan-pemuda-jaga-kondusifitas-di-kota-mojokerto\/","title":{"rendered":"Ning Ita Ajak Tokoh Agama, Masyarakat, dan Pemuda Jaga Kondusifitas di Kota Mojokerto"},"content":{"rendered":"<p>Kota Mojokerto &#8211; Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan persatuan, utamanya di tengah dinamika politik. Pesan itu disampaikan dalam acara Sarasehan Pemantapan Etika dan Budaya Politik bertema \u201cPenguatan Etika dan Budaya Politik dalam Menjaga Kondusivitas dan Persatuan di Daerah\u201d di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Rabu (12\/11\/2025) malam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Acara tersebut menghadirkan narasumber akademisi Universitas Airlangga, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si, serta diikuti para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam arahannya, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menegaskan bahwa politik harus dijalankan dengan menjunjung tinggi etika dan semangat persatuan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKita memang punya hak untuk berpolitik, tetapi jangan sampai dalam berpolitik itu justru mengancam kondusifitas dan persatuan yang ada. Hidup damai berdampingan dalam kebhinekaan jauh lebih penting untuk kita jaga bersama,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan politik merupakan hal wajar dalam demokrasi. Namun setelah kontestasi politik usai, seluruh warga harus kembali bersatu membangun Kota Mojokerto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cPerbedaan dalam menentukan pilihan itu hal yang biasa. Tapi setelahnya, kita harus bersatu kembali untuk membangun Kota Mojokerto,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ning Ita juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi perpecahan yang bisa timbul akibat penyebaran informasi yang tidak benar di era digital.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cInformasi melalui teknologi bisa menjadi ancaman jika digunakan untuk menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,\u201d kata Ning Ita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia turut mengapresiasi kondisi Kota Mojokerto yang selama ini dinilai sangat kondusif dan memiliki tingkat toleransi tinggi secara nasional.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Ning Ita menegaskan bahwa penguatan etika dan budaya politik merupakan bagian dari cita kedua dalam Panca Cita Kota Mojokerto, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDengan mengedepankan penguatan etika dan budaya berpolitik yang baik, kita sebenarnya telah berkontribusi mewujudkan cita kedua dalam Panca Cita Kota Mojokerto,\u201d pungkasnya. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Mojokerto &#8211; Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":121790,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6747,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-121789","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pemkot-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/121789","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=121789"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/121789\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":121792,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/121789\/revisions\/121792"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/121790"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=121789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=121789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=121789"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=121789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}