{"id":119395,"date":"2025-09-26T13:40:43","date_gmt":"2025-09-26T06:40:43","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=119395"},"modified":"2025-09-26T13:40:43","modified_gmt":"2025-09-26T06:40:43","slug":"buka-sosialisasi-aplikasi-i-dis-versi-3-0-wali-kota-mojokerto-tekankan-budaya-disiplin-asn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/09\/26\/buka-sosialisasi-aplikasi-i-dis-versi-3-0-wali-kota-mojokerto-tekankan-budaya-disiplin-asn\/","title":{"rendered":"Buka Sosialisasi Aplikasi I-Dis Versi 3.0, Wali Kota Mojokerto Tekankan Budaya Disiplin ASN"},"content":{"rendered":"<p>Kota Mojokerto &#8211; Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari membuka sosialisasi Aplikasi Integrated Discipline (I-Dis) versi 3.0 di Lynn Hotel, Kota Mojokerto, Kamis (25\/9\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kegiatan ini diikuti para Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian di lingkungan Pemkot Mojokerto, para kepala sekolah, kepala UPT Puskesmas maupun Laboratorium Kesehatan Daerah, serta para sekretaris lurah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita ini menegaskan pentingnya disiplin ASN yang kini akan tercatat secara transparan melalui integrasi I-Dis 3.0 dengan sistem Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDengan adanya aplikasi I-Dis 3.0 yang terintegrasi dengan SIASN BKN, tidak ada lagi pelanggaran disiplin ASN yang bisa ditutupi. Semua akan tercatat secara transparan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ning Ita menekankan, dirinya tidak ingin aplikasi ini berisi catatan pelanggaran, melainkan menjadi pengingat agar seluruh ASN Kota Mojokerto menjaga integritas dan kedisiplinan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaya sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian tentu tidak ingin aplikasi ini ada isinya. Artinya, seluruh ASN Kota Mojokerto harus disiplin sehingga raportnya baik dan bersih dari catatan pelanggaran,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih jauh, ia menegaskan kedisiplinan ASN bukan sekadar kewajiban saat jam kerja, melainkan harus menjadi budaya yang melekat sepanjang karier.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaya menganggap seluruh ASN Kota Mojokerto sebagai anak saya. Karena itu, saya tidak ingin ada &#8220;dosa-dosa&#8221; ASN terpampang nyata dalam sistem nasional. Disiplin harus menjadi budaya, bukan hanya saat jam kerja, tetapi melekat selama masih menyandang jabatan ASN,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ning Ita juga menyampaikan bahwa pembinaan disiplin ASN akan dilakukan secara berkala agar tidak ada laporan pelanggaran yang menumpuk dan mencoreng nama baik Pemkot Mojokerto di tingkat nasional.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak hanya soal kedisiplinan, Ning Ita menekankan pentingnya penerapan nilai dasar ASN, yaitu BerAKHLAK. Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi perilaku sehari-hari baik saat berdinas maupun di luar jam kerja.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cNilai-nilai dasar ASN ini bukan hanya diterapkan saat jam kerja. Selama masih menyandang status ASN, maka nilai-nilai itu harus menjadi perilaku sehari-hari. Jangan hanya dipakai saat jam kerja, tapi juga di luar jam kerja,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini, Auditor Manajemen ASN Muda Direktorat Pengawasan dan Pengendalian II BKN, Rio Willander Sianipar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan kehadiran I-Dis 3.0, Ning Ita berharap budaya disiplin ASN semakin kuat, sehingga pelayanan publik kepada masyarakat dapat berlangsung optimal, bersih, dan akuntabel. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Mojokerto &#8211; Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari membuka sosialisasi Aplikasi Integrated Discipline (I-Dis) versi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6747],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-119395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pemkot-mojokerto"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/119395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=119395"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/119395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119399,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/119395\/revisions\/119399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/119397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=119395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=119395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=119395"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=119395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}