{"id":117039,"date":"2025-07-31T04:20:44","date_gmt":"2025-07-30T21:20:44","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=117039"},"modified":"2025-07-31T04:20:44","modified_gmt":"2025-07-30T21:20:44","slug":"terima-piagam-maklumat-suara-anak-indonesia-wali-kota-mojokerto-ajak-semua-pihak-kuatkan-komitmen-penuhi-hak-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/07\/31\/terima-piagam-maklumat-suara-anak-indonesia-wali-kota-mojokerto-ajak-semua-pihak-kuatkan-komitmen-penuhi-hak-anak\/","title":{"rendered":"Terima Piagam Maklumat Suara Anak Indonesia, Wali Kota Mojokerto Ajak Semua Pihak Kuatkan Komitmen Penuhi Hak Anak"},"content":{"rendered":"<p>Kota Mojokerto \u2014 Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menerima Piagam Maklumat Suara Anak Indonesia dari Forum Anak Kota Mojokerto dalam peringatan Gebyar Hari Anak Nasional 2025 yang digelar di Hall Lantai 4 Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Rabu (30\/7).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan diterimanya \u201csuara\u201d anak Kota Mojokerto, Ning Ita sapaan akrab wali kota menegaskan pentingnya memperkuat komitmen bersama untuk memenuhi hak-hak anak dan mendengarkan aspirasi mereka. \u201cMaklumat Suara Anak Indonesia akan menjadi amanah bagi kami, bagi kita semuanya, untuk mendengarkan dan memperhatikan apa yang menjadi suara dan kebutuhan anak-anak Kota Mojokerto,\u201d kata Ning Ita. Ia menambahkan, anak-anak merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan dan harus disiapkan menjadi sumber daya manusia yang unggul, sebagaimana tertuang dalam Panca Cita Kota Mojokerto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, Ning Ita juga menyoroti pentingnya peran satuan pendidikan sebagai rumah kedua bagi anak-anak. Ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk memberi ruang pada peserta didik agar mereka merasa didengarkan dan diperhatikan, baik dalam hal ide, pendapat, maupun permasalahan yang mereka hadapi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaya ingin menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam memberikan perlindungan dan mendampingi anak-anak. orang tua, tenaga pendidik, komunitas, dan pemerintah harus bersinergi menciptakan ekosistem yang ramah anak,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal lain yang menjadi perhatian utama oleh Ning Ita adalah perlindungan bagi anak di tengah era digitalisasi saat ini. Dimana teknologi dan media sosial membuka peluang besar bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang, tentunya harus disertai dengan pendampingan dan kontrol yang tepat sehingga tidak menjadi pintu masuk bagi pengaruh negatif seperti konten kekerasan, pornografi, ujaran kebencian, dan informasi-informasi yang menyesatkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDi era digital ini dibutuhkan kewaspadaan ekstra bagi semua pihak, termasuk kita semua yang hadir di ruangan ini dalam menjaga tumbuh kembang anak-anak kita. Kita perlu menciptakan ruang digital yang aman bagi mereka, yang sehat dan edukatif bagi anak-anak kita. Jangan sampai anak-anak diracuni oleh arus informasi negatif yang mengganggu pola pikir, perilaku dan dan juga masa depan mereka,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam mewujudkan pemenuhan hak anak, Pemerintah Kota Mojokerto telah menyediakan anggaran yang memadai sehingga berhasil menjadi Kota Layak Anak dengan predikat Nindya. Saat ini pun fasilitasi untuk menjadikan sekolah ramah anak, ruang bermain ramah anak dan tempat ibadah ramah anak juga terus dilakukan di Kota Mojokerto. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Mojokerto \u2014 Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menerima Piagam Maklumat Suara Anak Indonesia dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":117041,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6747,11334,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-117039","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pemkot-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/117039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=117039"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/117039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":117042,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/117039\/revisions\/117042"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/117041"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=117039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=117039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=117039"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=117039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}