{"id":11586,"date":"2019-08-08T01:26:00","date_gmt":"2019-08-08T01:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.majalahglobal.com\/2019\/08\/bapak-ini-tega-hamili-anaknya-hingga.html"},"modified":"2019-08-08T01:26:00","modified_gmt":"2019-08-08T01:26:00","slug":"bapak-ini-tega-hamili-anaknya-hingga-melahirkan-bayi-usia-4-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2019\/08\/08\/bapak-ini-tega-hamili-anaknya-hingga-melahirkan-bayi-usia-4-bulan\/","title":{"rendered":"Bapak ini Tega Hamili Anaknya Hingga Melahirkan Bayi Usia 4 Bulan"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear:both;text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-GbJQ-yihcgY\/XUt6PcArE_I\/AAAAAAAAcu8\/vQqEtPHmwhsGqwt7cJC90A2uAWDPt1vjwCLcBGAs\/s1600\/20190808_082901.png\" style=\"margin-left:1em;margin-right:1em;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"380\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-GbJQ-yihcgY\/XUt6PcArE_I\/AAAAAAAAcu8\/vQqEtPHmwhsGqwt7cJC90A2uAWDPt1vjwCLcBGAs\/s640\/20190808_082901.png\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<p>Surabaya &#8211; majalahglobal.com : SP (45) warga Jalan Petemon Surabaya tega menggauli anak kandung hingga melahirkan bayi berumur empat bulan.<\/p>\n<p>Ironisnya, aksi bejat yang dilakukan terhadap anak perempuan satu-satunya itu membuat istrinya syok dan sakit-sakitan hingga meninggal dunia.<\/p>\n<p>Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan perbuatan bejat itu dilakukan tersangka sejak tahun 2015 saat korban masih SMP atau sekitar umur 14 tahun.<\/p>\n<p>&#8220;Korban ini anak tunggal, sepengakuan tersangka dia melakukan hal itu karena terpengaruh video porno dan minuman keras,&#8221; pungkas Ruth kepada wartawan, Rabu (7\/8\/2019).<\/p>\n<p>Korban disetubuhi tersangka secara paksa di dalam kamarnya dalam kondisi mabuk. Sejak itu pula tersangka tergiur berkali-kali menggauli anak kandungnya sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Pengakuan korban, dalam seminggu pernah sampai tiga kali. Pernah satu kali melakukannya dalam kondisi sadar (tidak mabuk),&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Hal yang bikin mengiris hati, kata Ruth, istri tersangka mengetahui saat tersangka menyetubuhi putrinya. Namun, sang ibu tak bisa berbuat apa-apa. Tersangka selalu mengamuk ketika ditegur.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin karena menanggung beban, sejak itu istri tersangka sakit-sakitan dan meninggal,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Akibat perbuatan tersangka, korban hamil sampai dua kali. Saat hamil pertama, korban memberitahu tersangka kemudian digugurkan.<\/p>\n<p>&#8220;Hamil kedua ini korban tidak bilang akhirnya kebablasan. Sekarang sudah lahir dan usia bayinya empat bulan,&#8221; ujar Ruth.<\/p>\n<p>Tersangka SP mengakui perbuatannya. Dia berdalih bertahun-tahun menyetubuhi anaknya karena dalam kondisi mabuk. Dia juga terpengaruh video porno yang kerap dilihat di telepon genggamnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang saya menyesal,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Pelaku dijerat dengan Pasal 81 undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Redho)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; majalahglobal.com : SP (45) warga Jalan Petemon Surabaya tega menggauli anak kandung hingga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-11586","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-surabaya","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11586","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=11586"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11586\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=11586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=11586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=11586"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}