{"id":115176,"date":"2025-06-14T09:02:29","date_gmt":"2025-06-14T02:02:29","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=115176"},"modified":"2025-06-14T09:02:29","modified_gmt":"2025-06-14T02:02:29","slug":"polda-jatim-amankan-tersangka-bisnis-konten-pornografi-anak-melalui-media-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/06\/14\/polda-jatim-amankan-tersangka-bisnis-konten-pornografi-anak-melalui-media-sosial\/","title":{"rendered":"Polda Jatim Amankan Tersangka Bisnis Konten Pornografi Anak Melalui Media Sosial"},"content":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Gerak cepat, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap praktik jual beli video dan foto pornografi anak sebanyak 2.500 konten melalui media sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan Satu orang tersangka berinisial ASF (23) asal Kelurahan Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Belitung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, tersangka ASF melakukan jual beli foto dan video asusila (pornografi) anak melalui media sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Dalam aksinya, tersangka mendapatkan video dan foto pornografi itu dari sindikat penjualan pornografi anak lainnya, lalu diunggah ulang di channel Telegram dan aplikasi Potato Chat,&#8221; kata Kombes Abast, Jumat (13\/6).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Untuk melakukan promosi channel Telegram dan Potato Chat secara berbayar, tersangka menggunakan Instagram dengan nama user @OrangTuaNakalComunity dengan mencantumkan bio telegram dengan username @OrangTuaNakalComunity,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Dari pengakuan tersangka, calon pelanggan yang ingin masuk ke channel miliknya harus membayar Rp500 ribu per orang,&#8221; terang Kombes Abast.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tersangka akan memasukkan member yang sudah membayar tersebut ke total 15 channel Telegram dan 1 channel Potato Chat yang berisi 2.500 konten pornografi anak dari berbagai daerah dan negara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka saat ini memiliki member lebih kurang 1.100 orang,&#8221; jelas Kombes Abast saat menggelar Konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tersangka ASF mengelola Akun dan belasan chanel itu seorang diri, dengan hanya berbekal Dua Handphone\u00a0miliknya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Keuntungan yang didapatkan tersangka dengan bisnis ini mencapai Rp10 juta tiap bulan,&#8221; tambah Kombes Abast.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selama menjalankan bisnis konten pornografi, tersangka mendapat keuntungan kurang lebih Rp.240 juta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Atas aksinya, ASF terancam Pasal 45 Ayat 1 Juncto Pasal 27 Ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008, tentang informasi transaksi elektronik, sebagaimana diubah dengan UU nomor 1 tahun 2024, tentang perubahan kedua atas UU nomor 11 tahun 2008, tentang ITE dan atau pasal 29 juncto pasal 4 UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara dan\/atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp.6 miliar,&#8221; tutup Kombes Abast. (Dhonna)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Gerak cepat, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap praktik jual&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":115177,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-115176","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-surabaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/115176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=115176"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/115176\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":115179,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/115176\/revisions\/115179"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/115177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=115176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=115176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=115176"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=115176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}