{"id":114522,"date":"2025-06-02T09:58:44","date_gmt":"2025-06-02T02:58:44","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=114522"},"modified":"2025-06-02T09:58:44","modified_gmt":"2025-06-02T02:58:44","slug":"polres-ngawi-berhasil-ungkap-kasus-tppo-dalih-adopsi-4-tersangka-diamankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/06\/02\/polres-ngawi-berhasil-ungkap-kasus-tppo-dalih-adopsi-4-tersangka-diamankan\/","title":{"rendered":"Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus TPPO Dalih Adopsi 4 Tersangka Diamankan"},"content":{"rendered":"<p>NGAWI \u2013 Polres Ngawi, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi di wilayah Ngawi pada Rabu, tanggal 14 Mei 2025 sekira pukul 13.00 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari hasil ungkap tersebut, Polisi berhasil mengamankan 4 tersangka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka adalah ZM laki-laki (34), R perempuan (32) keduanya warga Kabupaten Pasuruan, SA perempuan (35) warga Ponorogo, dan SEB perempuan (22) warga Ngawi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan terungkapnya dugaan kasus TPPO ini berawal dari laporan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>AKBP Charles juga menjelaskan, dari hasil pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim, tersangka tindak pidana TPPO itu menggunakan modus adopsi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Modusnya, para tersangka mencari ibu hamil yang ekonominya lemah dan juga yang akan menyerahkan bayinya setelah lahir, untuk diasuh atau diadopsi orang lain,&#8221; kata AKBP Charles,Senin (2\/6).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam perkara tindak pidana perdagangan orang itu lanjut AKBP Charles, bahwa para tersangka telah melakukan perdagangan orang atau bayi di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka mencari orang yang akan mengadopsi bayi tersebut sebagai anaknya,&#8221; terang Kapolres Ngawi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Para tersangka mencari keuntungan dari adopter bayi dengan cara meminta uang dengan dalih untuk biaya persalinan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari penjualan bayi tersebut, para tersangka mendapat keuntungan dengan jumlah berbeda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ada yang dapat bagian keuntungan 1 Juta, hingga 4 Juta setiap penjualan bayi,&#8221; kata AKBP Charles.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari penangkapan tersangka Polisi juga mengamankan barang bukti surat keterangan lahir, perjanjian penyerahan anak, 1 (satu) unit kendaraan roda empat merk Toyota Avanza, HP milik para pelaku dan satu buku rekening yang digunakan untuk transaksi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepada para pelaku diterapkan pasal 83 Jo Pasal 76 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 11 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ancaman hukuman penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun,&#8221; tutup Kapolres Ngawi AKBP Charles T. (Heru)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NGAWI \u2013 Polres Ngawi, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114523,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[63],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-114522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ngawi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/114522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=114522"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/114522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":114525,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/114522\/revisions\/114525"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/114523"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=114522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=114522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=114522"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=114522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}