{"id":111431,"date":"2025-03-12T13:35:25","date_gmt":"2025-03-12T06:35:25","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=111431"},"modified":"2025-03-12T13:35:25","modified_gmt":"2025-03-12T06:35:25","slug":"tim-satgas-pangan-polda-jatim-sidak-pasar-wonokromotemukan-kecurangan-volume-minyak-goreng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/03\/12\/tim-satgas-pangan-polda-jatim-sidak-pasar-wonokromotemukan-kecurangan-volume-minyak-goreng\/","title":{"rendered":"Tim Satgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar Wonokromo,Temukan Kecurangan Volume Minyak Goreng"},"content":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Wonokromo, Surabaya, Rabu (12\/3\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sidak ini merupakan bagian dari upaya pemantauan dan pengecekan harga kebutuhan pokok yang dilakukan bersama instansi dan stakeholder terkait jelang Ramadan beberapa waktu lalu hingga Lebaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyatakan bahwa hasil sidak menunjukkan ketersediaan stok pangan, termasuk sembako dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Lebaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah sembako maupun bahan pokok yang lainnya stok aman, termasuk ketersediaan minyak,&#8221; ungkap Kombes Dirmanto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Meski demikian, tim menemukan adanya ketidaksesuaian volume pada produk minyak goreng.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Temuan ini disampaikan langsung oleh Wakil Satgas Pangan Jawa Timur sekaligus Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Irwan Kurniawan AZ.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saat melakukan pengukuran dengan bejana ukur, kami menemukan produk &#8216;Minyak Kita&#8217; dalam kemasan botol yang seharusnya berisi satu liter, ternyata hanya berisi 850 ml,&#8221; jelas AKBP Irwan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tidak hanya masalah volume, harga jual minyak goreng tersebut juga ditemukan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;HET yang seharusnya Rp 15.700, tapi di pasaran ada yang menjual sampai dengan Rp 17.000,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>AKBP Irwan menegaskan bahwa tim akan menelusuri penyebab kenaikan harga tersebut, mulai dari distributor tingkat 3 (D3), distributor tingkat 2 (D2), distributor tingkat 1 (D1), hingga ke produsennya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari Tiga perusahaan yang diperiksa, ketidaksesuaian volume ditemukan pada produk dari UD Jaya Abadi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara produk dari Wilmar dan Mega Jaya justru berisi lebih dari satu liter dalam kemasan botolnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ini sangat mencederai hati masyarakat. Sudah dikurangi volumenya, harganya masih dinaikkan. Ini kami akan tindaklanjuti,&#8221; tegas AKBP Irwan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur berkomitmen akan melakukan penyelidikan terkait temuan ini dan menghimbau kepada para penjual untuk tidak memanfaatkan situasi bulan Ramadan dengan melakukan kecurangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami datang di sini untuk melayani masyarakat, memberikan kepastian kepada masyarakat,&#8221; ujar AKBP Irwan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia juga menghimbau kepada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi di bulan Ramadan ini jangan sampai mencederai hati masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Apabila nanti kami temukan, kami dari Satgas Pangan Polda Jatim akan melakukan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Satgas Pangan Polda Jatim akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan lancar. (Ricko)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Wonokromo,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111432,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11334,92,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-111431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-berita-surabaya","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/111431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=111431"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/111431\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":111434,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/111431\/revisions\/111434"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/111432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=111431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=111431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=111431"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=111431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}