{"id":111056,"date":"2025-03-07T17:25:24","date_gmt":"2025-03-07T10:25:24","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=111056"},"modified":"2025-03-07T17:25:24","modified_gmt":"2025-03-07T10:25:24","slug":"polda-jatim-amankan-11-tersangka-curanmor-ketua-komplotan-yang-serang-polisi-diberi-tindakan-tegas-terukur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/03\/07\/polda-jatim-amankan-11-tersangka-curanmor-ketua-komplotan-yang-serang-polisi-diberi-tindakan-tegas-terukur\/","title":{"rendered":"Polda Jatim Amankan 11 Tersangka Curanmor, Ketua Komplotan yang Serang Polisi Diberi Tindakan Tegas Terukur"},"content":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Polda Jawa Timur berhasil menangkap 11 tersangka pencurian bermotor (Curanmor), dan satu otak komplotan yang diberikan tindakan tegas karena serang Polisi saat hendak ditangkap pada Jumat (7\/3) dini hari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal itu seperti disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto saat menggelar konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Jumat (7\/3).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201c11 orang yang kita amankan berinisial WM, E, S, HS, K, MR, TA, HE, AK ,B dan M, serta Satu orang kita lakukan tindakan tegas berinisial AYE,\u201dkata Kombes Pol Dirmanto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kabidhumas Polda Jatim mengatakan, tersangka AYE diberikan tindakan tegas karena melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam saat hendak dilakukan penangkapan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka membahayakan keselamatan petugas yang hendak menangkap yang bersangkutan,&#8221; terang Kombes Pol Dirmanto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dikesempatan yang sama, Wadirreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Suryono menyampaikan bahwa para pelaku yang ditangkap telah melakukan aksi kejahatan di berbagai wilayah di Jawa Timur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Komplotan ini sering beraksi di Surabaya, Malang, Purworenggo, Jember, Banyuwangi, Bangkalan, dan Pasuruan,&#8221; ujar AKBP Suryono.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Wadireskrimum Polda Jatim juga mengungkapkan, tersangka AYE yang ditembak bukanlah pelaku curanmor biasa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dia sudah tiga kali masuk dan keluar penjara, serta termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak Agustus 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Beberapa kali rumahnya digerebek polisi, namun ia selalu berhasil melarikan diri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku ini sangat licin dan beberapa kali kami gerebek rumahnya, namun selalu lolos,&#8221;ungkap AKBP Suryono.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Dirreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Jumhur menjelaskan bahwa tersangka AYE merupakan otak dari jaringan curanmor.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;AYE kerap beraksi bersama rekannya di berbagai daerah, seperti Surabaya, Gresik, dan Jombang,&#8221; ujar AKBP Jumhur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>AYE yang menjadi buronan Polisi sejak Agustus 2024 diketahui dapat menggondol hingga empat kendaraan dalam seminggu, yang kemudian dijual di daerah Bangkalan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;AYE diketahui telah beberapa kali keluar masuk penjara atas kasus serupa dan memiliki mobilitas tinggi yang sering berganti rekan dalam menjalankan aksi jahatnya,\u201d terang AKBP Jumhur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam operasi penangkapan tersebut, Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk 9 unit motor curian, tiga buah kunci T, dua buah mata gerinda, BPKB, kunci motor, dan sebilah celurit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pihak Polda Jatim saat ini sedang mengembangkan kasus ini lebih lanjut untuk mengungkap kejahatan serupa di lokasi-lokasi lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan menjelang lebaran tidak banyak terjadi curanmor sehingga dapat menekan kejahatan curanmor dan terus akan kami kembangkan untuk melakukan pengungkapan TKP yang lain,&#8221; pungkasnya. (Ricky)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA &#8211; Polda Jawa Timur berhasil menangkap 11 tersangka pencurian bermotor (Curanmor), dan satu otak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111057,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11334,92,9745],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-111056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-berita-surabaya","category-headline"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/111056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=111056"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/111056\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":111058,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/111056\/revisions\/111058"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/111057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=111056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=111056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=111056"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=111056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}