{"id":110052,"date":"2025-02-09T15:54:46","date_gmt":"2025-02-09T08:54:46","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=110052"},"modified":"2025-02-09T15:54:46","modified_gmt":"2025-02-09T08:54:46","slug":"temuan-mayat-anak-di-kelurahan-barosidentifikasi-polsek-kotaagung-dan-inafis-polres-tanggamus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2025\/02\/09\/temuan-mayat-anak-di-kelurahan-barosidentifikasi-polsek-kotaagung-dan-inafis-polres-tanggamus\/","title":{"rendered":"Temuan Mayat Anak Di Kelurahan Baros,Identifikasi Polsek KotaAgung Dan Inafis Polres Tanggamus"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tanggamus, majalahglobal.com \u2013<\/strong> Polsek Kota Agung bersama Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tanggamus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan mayat seorang anak laki-laki di Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.<\/p>\n<p>Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus Iptu Rudi Khisbiantoro, S.Pd. M.M mengatakan, korban diketahui bernama Sanaji Ferdian Bin Adam, 11 tahun, warga Kelurahan Baros ditemukan pada Jumat malam 7 Februari 2025.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ditemukan dalam kondisi tengkurap di genangan air dengan luka bakar di bagian dada, yang diduga akibat tersengat listrik dari kabel yang menggantung di sekitar lokasi kejadian,&#8221; kata Iptu Rudi Khisbiantoro mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda, S.I.K., Minggu 9 Februari 2025.<\/p>\n<p>Kapolsek menjelaskan, kejadian bermula, korban dan teman-temannya bermain di pantai Muara Indah, namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 18.00 WIB, keluarga korban mulai mencari Sanaji dan menurut informasi, saat perjalanan pulang, korban memilih jalur alternatif yang terdapat kabel listrik tergantung sekitar 1 meter dari tanah.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 18.30 WIB, warga menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di genangan air dekat kabel listrik di Kelurahan Baros.<\/p>\n<p>Keluarga dan warga segera membawa korban ke Klinik Alhafa Medika, Kelurahan Kuripan. Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia dengan diagnosa luka bakar akibat sengatan listrik.<\/p>\n<p>Berdasarkan keterangan Dokter Muhammad Ihsan Haidar dari Klinik Alhafa Medika menyatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka bakar akibat sengatan listrik (combustio el electrical shock) pada tubuh korban.<\/p>\n<p>&#8220;Tim Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus tiba di lokasi dan menemukan situasi TKP ramai warga. Hingga saat ini, keluarga korban belum memberikan keputusan terkait autopsi jenazah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Kapolsek mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan kabel listrik menggantung di pohon dengan ketinggian sekitar 1 meter dari tanah, berdekatan dengan genangan air tempat korban ditemukan.<\/p>\n<p>&#8220;Bekerja sama dengan petugas PLN Kota Agung telah mengamankan dua kabel sepanjang 40 meter yang diduga menjadi penyebab insiden ini,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Kapolsek Kota Agung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan kabel listrik yang berpotensi membahayakan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga mengajak orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar terhindar dari kejadian serupa,&#8221; imbaunya.<\/p>\n<p>Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Kota Agung meminta kepada masyarakat untuk tidak menyalurkan arus listrik dengan kondisi tidak aman, sebab sangat membahayakan.<\/p>\n<p>&#8220;Diimbau kepada masyarakat dalam menyalurkan arus listrik agar berkoordinasi dengan pihak PLN atau istalatir resmi, sehingga tidak terjadi kejadian serupa di wilayah hukum Polres Tanggamus,&#8221; tutupnya.<br \/>\nOleh: Andi JR Kaperwil MG<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggamus, majalahglobal.com \u2013 Polsek Kota Agung bersama Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tanggamus melakukan olah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":110053,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11403],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-110052","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-38-provinsi-di-indonesia"],"amp_enabled":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/110052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=110052"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/110052\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":110054,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/110052\/revisions\/110054"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/110053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=110052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=110052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=110052"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=110052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}