{"id":106921,"date":"2024-12-05T12:24:04","date_gmt":"2024-12-05T05:24:04","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahglobal.com\/?p=106921"},"modified":"2024-12-05T12:24:04","modified_gmt":"2024-12-05T05:24:04","slug":"terbukti-dukung-salah-satu-paslon-kades-randuharjo-divonis-penjara-1-bulan-dan-denda-rp-5-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahglobal.com\/2024\/12\/05\/terbukti-dukung-salah-satu-paslon-kades-randuharjo-divonis-penjara-1-bulan-dan-denda-rp-5-juta\/","title":{"rendered":"Terbukti Dukung Salah Satu Paslon, Kades Randuharjo Divonis Penjara 1 Bulan dan Denda Rp 5 Juta"},"content":{"rendered":"<h5><a href=\"http:\/\/Majalahglobal.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Majalahglobal.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/Mojokertokab.go.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mojokerto<\/a> \u2013 Kepala Desa Randuharjo, Edo Yudha Arista, dijatuhi hukuman satu bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mojokerto dalam kasus pelanggaran netralitas saat Pilkada 2024.<\/h5>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain hukuman penjara, Edo juga didenda Rp 5 juta. Jika denda tersebut tidak dibayarkan, ia harus menjalani hukuman kurungan selama satu bulan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Putusan ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim PN Mojokerto, Fransiskus Wilfrirdus, dalam sidang yang digelar pada Rabu (4\/12\/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam putusannya, hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 188 Undang-Undang RI No. 1 Tahun 2015 jo Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang RI No. 10 Tahun 2016 jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hakim menilai bahwa tindakan Edo, yang memberikan keuntungan kepada salah satu pasangan calon kepala daerah, mencoreng prinsip netralitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang kepala desa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDengan ini, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa berupa penjara selama satu bulan dan denda sebesar Rp 5 juta. Jika denda tidak dibayarkan, diganti dengan kurungan selama satu bulan,\u201d ujar Ketua Majelis Hakim Fransiskus Wilfrirdus dalam persidangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam menjatuhkan vonis, hakim mempertimbangkan sejumlah hal. Tindakan terdakwa dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah dan memberikan contoh buruk bagi pejabat publik lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun, hakim juga mempertimbangkan faktor-faktor yang meringankan. Seperti sikap sopan terdakwa selama persidangan dan catatan bahwa ia belum pernah terlibat dalam kasus hukum sebelumnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain hukuman penjara dan denda, majelis hakim memerintahkan pengembalian barang bukti yang disita selama proses hukum. Termasuk ponsel, flashdisk, dan dokumen terkait, kepada pihak yang berhak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Usai pembacaan vonis, baik terdakwa maupun jaksa menyatakan masih memikirkan putusan tersebut. Keduanya diberikan waktu untuk menentukan apakah akan menerima putusan atau mengajukan banding. (Jay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majalahglobal.com, Mojokerto \u2013 Kepala Desa Randuharjo, Edo Yudha Arista, dijatuhi hukuman satu bulan penjara oleh&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,11334,9745],"tags":[14745,14744],"newstopic":[],"class_list":["post-106921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-mojokerto","category-berita-provinsi-jawa-timur","category-headline","tag-kades-randuharjo-divonis-penjara-1-bulan-dan-denda-rp-5-juta","tag-terbukti-dukung-salah-satu-paslon"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/106921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=106921"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/106921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106924,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/106921\/revisions\/106924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/106922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=106921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=106921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=106921"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahglobal.com\/api-json\/wp\/v2\/newstopic?post=106921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}