Kalimantan, majalahglobal.com – Satgas TMMD ke 119 Kodim 0912/Kubar yang melaksanakan berbagai program TMMD di beberapa kampung di kecamatan Damai,selain pekerjaan fisik juga melaksanakan kegiatan non fisik.
Salah satu kegiatan non fisik adalah melakukan penyuluhan wawasan kebangsaan untuk menanamkan rasa cinta tanah air.

Pertemuan penyuluhan wawasan kebangsaan berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN) 02 Damai, yang beralamat di Jalan Trans Kalimantan RT.06 Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai.Jumat 23 Februari 2024.
Dipimpin oleh Danramil 0912-06/Damai Kapten Inf Sudarsono memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada 50 Siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama tersebut
Dalam pertemuan tersebut Kapten Inf Sudarsono menyampaikan antara lain wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam
penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural ( Budaya) dan tidak hanya bernuansa struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan
pertahanan dan keamanan,”tegasnya.
Dilanjutkannya Konsep wawasan kebangsaan adalah komponen sangat mendasar bagi bangsa Indonesia.
Wawasan kebangsaan adalah konsep yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain di dunia ini.
“Tujuan utama wawasan kebangsaan adalah membangun dan mengembangkan persatuan dan
kesatuan bangsa,” tambahnya.
Selain itu wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga azas Bhinneka Tunggal Ika bisa dipertahankan.
Dengan adanya pemahaman wawasan kebangsaan yang dilandasi pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia.
“Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir batin, sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju,” pungkasnya.( R. Soemardy )


