mahkota555

Jelang Paskah di Kota Mojokerto, Forkopimda Tinjau Kesiapan Gereja

Jelang Paskah di Kota Mojokerto, Forkopimda Tinjau Kesiapan Gereja
Jelang Paskah di Kota Mojokerto, Forkopimda Tinjau Kesiapan Gereja

Majalahglobal.com, MOJOKERTO – Forkopimda Kota Mojokerto meninjau pelaksanaan Ibadah Paskah di Gereja Paroki Santo Yoseph Kota Mojokerto, Jalan Pemuda Nomor 7-9, Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (2/4/2021).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sambutannya mengatakan, saya bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim ingin melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan ibadah Paskah di tahun 2021 ini.

“Kami bertiga ingin memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan ibadah ini bisa berjalan dengan lancar dan umat Kristiani juga merasa tenang tidak ada kekhawatiran dan kami bersama-sama ingin menjamin bahwa Kota Mojokerto ini kondusif setelah kita melihat beberapa waktu yang lalu sempat terjadi aksi teror bom di salah satu gereja yang ada di Makassar,” ujar Ning Ita.

Lebih lanjut dikatakannya, Paskah tahun ini, saya memaknai bahwa dibalik setiap kesusahan Tuhan akan mengirimkan kenikmatan pada kita semua. Kita wajib bersyukur atas apapun yang tuhan berikan kepada kita. Tahun ini, tuhan menguji kita dengan pandemi dan aksi teror bom.

“Mari kita memohon pertolongan pada Tuhan agar Pandemi segera berakhir dan semoga kita diberikan kekuatan agar kembali seperti sediakala. Dan kami juga ingin berbela sungkawa atas terjadinya insiden teror bom di salah satu gereja di makassar. Saya dan Forkopimda tentu mengutuk keras terorisme. Karna tidak ada agama di dunia ini yang memperkenankan terorisme. Di setiap ajaran agama apapun, toleransi dan persaudaraan harus terus kita junjung tinggi. Yang terakhir, Selamat merayakan Paskah dan Jumat Agung, semoga Damai Paskah 2021 ini bisa memperkuat jalinan persaudaraan kita semua,” ungkap Ning Ita.

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan, untuk Pengamanan Paskah tahun ini terdiri dari Polres Mojokerto Kota, Kodim 0815, Satpol PP Kota Mojokerto, Banser, Kokain dan Pendekar Pencak Silat juga kita libatkan. Total ada sebanyak 1017 personil yang berjaga di 34 gereja yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

“Kita sudah melakukan monitoring bersama Densus 88 untuk mengetahui perkembangan yang ada di Kota Mojokerto. Dimana kita membatasi jumlah orang yang melewati di depan gereja dan kita lakukan penutupan jalan juga di depan gereja. Jadi hanya jemaat yang mempunyai kartu gereja yang bisa masuk kesini,” terangnya.

Masih kata Deddy, setiap jemaat yang masuk gereja, semuanya dilakukan pengecekan dengan menggunakan alat yang sudah disiapkan.

“Jadi dari mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 4 sebelum pelaksanaan ibadah, satu jam sebelumnya itu kita lakukan sterilisasi maupun membatasi jumlah orang yang hadir di gereja dan memang itu sudah diberikan undangan undangannya yang telah dilakukan oleh panitia gereja,” tutupnya. (jay/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *