Majalahglobal.com, Mojokerto – Pada hari ini, Kamis 21 Januari 2021 pukul 16.10 s.d 17.30 WIB di Pendopo Rumah Rakyat Jl. Hayam Wuruk No. 50 Kota Mojokerto. Kapolresta Mojokerto ikut menghadiri pelaksanaan Launching Pencanangan Gerakan Donor Plasma untuk Kota Mojokerto Bangkit.
Dalam pelaksanaan Pencanangan Gerakan Donor Plasma untuk Kota Mojokerto Bangkit, 15 orang penyintas hadir dalam kegiatan ini dengan tujuan ingin memberikan plasma untuk membantu warga Kota Mojokerto yang terpapar.
Salah satu penyitas Covid-19, Muhaji memberikan kebanggaannya kepada para pendonor darah plasma konvalesen. “Saat ini, baru ada 2 PMI yang memiliki alat pengolah darah untuk plasma konvalesen yakni PMI Surabaya dan PMI Sidoarjo,” jelasnya.
Warga Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini berharap, peralatan pengolah darah plasma konvalesen tersebut bisa segera terealisasi di PMI Kota Mojokerto.
“Kami sebagai calon pendonor plasma konvalesen ingin adanya tempat donor plasma sendiri di Kota Mojokerto. Penyintas Covid-19 bisa menjadi pahlawan untuk sesama,” katanya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari berharap agar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto bisa memiliki alat pengolah darah plasma konvalesen.
“Bagi penyintas Covid-19 akan segera kami realisasikan harapan semuanya ini,” ujarnya.
Kuemudian, Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengajak penyitas Covid-19 untuk donor darah plasma konvalesen.
“Mari bersama-sama membantu mendonorkan plasma darah konvalesen untuk menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita semua,” harapnya.
Sementara itu, Walikota Mojokerto memukul Gong sebagai tanda pencanangan Gerakan Donor Plasma untuk Kota Mojokerto Bangkit secara sah dan resmi telah dilaunching Walikota Mojokerto yang disaksikan Forkopimda dan Tokoh Agama, Tomas serta Netizen. (jay)










