BANYUWANGI – majalahglobal.com : Pemkab Banyuwangi melakukan launching angkutan transportasi gratis untuk pelajar yang ada di Kota Banyuwangi. Dan hadir dalam acara ini Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersamaan dengan kunjungan kerjanya ke Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, fasilitas ini diharapkan bisa membantu memudahkan pelajar saat akan berangkat dan pulang sekolah. “Selain memudahkan pelajar, kami juga ingin mengurangi kepadatan di jalan saat jam berangkat dan pulang sekolah. Juga untuk menekan jumlah pelajar usia SMA yang menggunakan motor.
Sehngga dengan otomatis ini juga bisa mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas,” terang Anas saat meluncurkan fasilitas tersebut di Terminal Brawijaya (29/7).
Angkutan pelajar ini tidak dibatasi untuk kalangan pelajar tertentu. Semua pelajar mulai TK bahkan yang sudah kuliah boleh memanfaatkannya. “Sekarang kita masih trial and error. Pasti nanti ada masukan-masukan dari masyarakat untuk penyempurnaan.
Anas mengatakan, “Setelah oke nanti kami mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk berkenan meluncurkan”. Anas pun menambahkan, fasilitas ini juga bisa membantu orang tua mengurangi pengeluaran untuk transportasi anaknya ke sekolah. “Jadi bisa lebih hemat, karena tinggal naik dan gratis. Juga lebih aman, orang tua tidak perlu was-was saat anaknya berangkat dan pulang sekolah,” kata dia.
Manfaat lain angkutan gratis ini adalah para pelajar bisa memanfaatkan waktu saat berangkat dan pulang sekolah dengan membaca buku di angkutan gratis tersebut. “Kan lumayan misalnya perjalanan 30 menit, di dalam angkutan bisa membaca. Bisa juga berinteraksi dengan teman yang dari sekolah lain. Jadi manfaat tambah ilmu dan bisa guyub sesama pelajar,” jelas Anas.
Kepala Dinas Perhubungan Kusiyadi kenambahkan, untuk angkutan pelajar, ada 3 armada yang akan beroperasi setiap hari efektif dengan 10 trayek berbeda.
“Sehingga dengan adanya fasilitas ini benar-benar dapat membantu dan memberikan kemudahan bagi pelajar, terutama mereka yang tidak memiliki kendaraan”, terangnya.
“Kami memberdayakan angkutan umum yang memang melalui rute ke sekolah-sekolah,” cetusnya. Untuk membedakan dari angkutan umum yang lain, angkutan pelajar ditandai dengan tulisan besar “Angkutan Pelajar Gratis” di bagian depan, sehingga mudah dikenali siswa. “Angkutan pelajar melayani antar-jemput siswa ke sekolah.
Pada waktu pagi hari, beroperasi mulai pukul 06.00 WIB dan sedangkan pada waktu siangnya pukul 12.30 WIB atau berdasarkan situasi. Kalau ada sekolah yang pulangnya lebih awal, maka angkutan ini pun akan beroperasi lebih awal. (Andi)











