Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Sterilitas Blok Hunian, Kamtib Lapas Kelas I Bandar Lampung Konsisten Gelar Razia “Satu Hari Satu Kamar”
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Jajaran Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kamtib) Lapas Kelas I Bandar Lampung terus memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban melalui razia rutin dengan pola “Satu Hari Satu Kamar”, Senin (21/09/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan kondisi blok dan kamar hunian tetap tertib, aman, serta steril dari barang-barang yang dilarang berada di dalam Lapas.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Sudarso, bersama jajaran petugas regu pengamanan dan staf Kamtib. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, cermat, dan terukur dengan tetap mengedepankan sikap humanis serta menghormati hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Pola “Satu Hari Satu Kamar” menjadi bagian dari pelaksanaan pengamanan secara konsisten dan berkelanjutan. Melalui pola tersebut, pemeriksaan dilakukan secara rutin terhadap kamar hunian secara bergiliran sehingga kondisi blok dapat terus dipantau dan potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sedini mungkin.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, dalam memperkuat pengawasan serta menjaga lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya dari potensi peredaran Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar).
Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Sudarso, menegaskan bahwa razia rutin tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi pencegahan dan deteksi dini.
“Sesuai arahan Ibu Kalapas, razia rutin melalui program ‘Satu Hari Satu Kamar’ kami laksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Pemeriksaan ini merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan kamar hunian tetap aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang.”ujar nya.
Menurut Sudarso, konsistensi pengawasan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di lingkungan Lapas.
“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi gangguan keamanan baru melakukan pemeriksaan. Pengawasan dan deteksi dini harus dilakukan secara rutin, terukur, dan berkesinambungan. Dengan demikian, setiap potensi gangguan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan razia tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan profesional, dengan tujuan menjaga keamanan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang tertib bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan.
Melalui pelaksanaan razia “Satu Hari Satu Kamar” secara konsisten, jajaran Kamtib Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen memperkuat sistem pengamanan, meningkatkan kesiapsiagaan petugas, serta menjaga seluruh blok hunian tetap aman dan kondusif.
Oleh: Andi Raya
081272255678










