mahkota555

Lapas Metro Gelar Razia Gabungan TNI-Polri dan BNN, Sejumlah Barang Terlarang Disita, Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan Negatif Alternatif Judul

Lapas Metro Gelar Razia Gabungan TNI-Polri dan BNN, Sejumlah Barang Terlarang Disita, Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan Negatif
Alternatif Judul

METRO, majalahglobal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro menggelar razia gabungan dan tes urine bersama unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tetra Destorie, tersebut merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas.

Sebelum razia dimulai, Tetra memberikan pengarahan kepada seluruh petugas yang terlibat. Ia menekankan agar pemeriksaan dilaksanakan secara profesional, sesuai prosedur, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Laksanakan kegiatan ini dengan humanis, tidak arogan dan tidak asal. Yang kita sasar adalah barang terlarang atau barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di Lapas Metro. Lakukan dengan cara-cara yang baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ujar Tetra.

Razia kemudian dilakukan dengan menyasar sejumlah area dan kamar hunian warga binaan. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sejumlah bagian kamar guna memastikan tidak terdapat barang terlarang maupun benda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Pelaksanaan razia turut melibatkan unsur TNI, Polri dan BNN Kota Metro. Keterlibatan lintas instansi tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergitas dalam pengawasan sekaligus upaya bersama menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.
Tak hanya razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan urine terhadap pegawai dan warga binaan. Tes tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah deteksi dini untuk mendukung komitmen pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut kemudian diamankan dan disita untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk proses pemusnahan.
Sementara itu, hasil tes urine menunjukkan seluruh pegawai dan warga binaan yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif.

Kalapas Metro Tetra Destorie menegaskan bahwa razia dan tes urine tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan rutin, tetapi juga merupakan bentuk keseriusan jajaran Lapas dalam membangun sistem pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Razia dan tes urine ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga Lapas Metro tetap aman dan kondusif. Kami tidak hanya melakukan tindakan ketika terjadi gangguan, tetapi terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini,” kata Tetra.

Ia juga mengapresiasi dukungan dan sinergitas TNI, Polri, serta BNN Kota Metro yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Sinergitas dengan TNI, Polri dan BNN sangat penting. Dengan kolaborasi yang baik, pengawasan dapat diperkuat dan berbagai potensi gangguan, khususnya terkait narkotika dan keamanan, dapat kita cegah sedini mungkin,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Metro menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan deteksi dini, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Oleh: Andi Raya
081272255678

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *