MOJOKERTO — Kepedulian dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Mojokerto. Di tengah duka akibat gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur NTT, Kodim 0815/Mojokerto bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Kota Mojokerto mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk saudara sebangsa yang terdampak.
Bantuan tersebut diberangkatkan pada Rabu (26/08/2026) sekitar pukul 13.00 WIB menuju Staf Bakti TNI Sterdam V/Brawijaya menggunakan kendaraan truk. Dari sana, bantuan akan diteruskan ke wilayah NTT untuk mendukung masyarakat terdampak bencana.
Bantuan yang dikirim merupakan hasil penghimpunan dari Kodim 0815/Mojokerto beserta Koramil jajaran, Pemkab Mojokerto, dan Pemkot Mojokerto. Isinya meliputi kebutuhan balita dan perempuan, pakaian serta perlengkapan keluarga, perlengkapan hunian sementara, bahan pangan dan makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan kesehatan dan obat-obatan.
Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, http://S.Hub.Int., mengatakan pengiriman ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Musibah yang terjadi di NTT adalah duka kita bersama. Ketika saudara-saudara kita di sana sedang berjuang menghadapi dampak bencana, tentu kita tidak boleh tinggal diam. Melalui bantuan ini, Kodim 0815 bersama Pemkab dan Pemkot Mojokerto ingin hadir, menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar Dandim.
Menurutnya, besar kecilnya bantuan bukan yang utama. Yang penting adalah ketulusan dan kepedulian di baliknya.
“Yang paling penting bukan seberapa besar bantuan yang kita kirimkan, tetapi ketulusan dan kepedulian di baliknya. Kami berterima kasih kepada Pemkab Mojokerto, Pemkot Mojokerto, jajaran Koramil, serta seluruh pihak yang telah ikut mengambil bagian. Ini adalah bentuk solidaritas dari Mojokerto untuk saudara-saudara kita di NTT,” ungkapnya.
Dandim berharap bantuan dapat segera sampai dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa pemulihan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit memberikan kelegaan. Semoga masyarakat NTT diberikan kekuatan, keselamatan dan ketabahan, serta proses pemulihan dapat berjalan lancar. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bersama ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu saudara-saudara kita bangkit kembali,” pungkasnya.
Pengiriman bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Dari Mojokerto untuk NTT, bersama membantu, bersama menguatkan, dan bersama bangkit dalam semangat kemanusiaan. (Jay)










