mahkota555

Tingkatkan Kebugaran dan Tertib Administrasi, Lapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Binjas dan Sosialisasi SRIKANDI

Tingkatkan Kebugaran dan Tertib Administrasi, Lapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Binjas dan Sosialisasi SRIKANDI

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola administrasi melalui kegiatan Pembinaan Jasmani (Binjas) serta sosialisasi pengelolaan arsip digital menggunakan aplikasi SRIKANDI, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan Binjas diikuti seluruh jajaran petugas Lapas Kelas I Bandar Lampung dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran, kesehatan, kedisiplinan, serta kesiapan petugas dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Di sela kegiatan, penguatan tata kelola administrasi turut menjadi perhatian. Ratna Arsiparis Ahli Pertama Lapas Kelas I Bandar Lampung, memberikan sosialisasi kepada para pengelola kearsipan dan pengguna akun SRIKANDI di masing-masing seksi agar semakin aktif dan tertib dalam memanfaatkan aplikasi tersebut.

Pemanfaatan SRIKANDI diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan persuratan serta arsip dinamis di lingkungan Lapas Kelas I Bandar Lampung. Langkah ini sekaligus mendukung peningkatan capaian implementasi SRIKANDI di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung.

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menegaskan bahwa kebugaran jasmani dan tertib administrasi merupakan dua aspek penting yang harus berjalan beriringan dalam membangun jajaran pemasyarakatan yang profesional.
“Kinerja petugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam melaksanakan tugas, tetapi juga oleh kondisi fisik yang prima dan tertibnya administrasi. Melalui Binjas, kita menjaga kebugaran dan kekompakan jajaran. Sementara melalui SRIKANDI, kita membangun budaya kerja yang lebih tertib, efektif, transparan, dan akuntabel. Keduanya harus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan tugas pemasyarakatan secara profesional,” ujar Ike.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya dan arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, dalam mendorong terbentuknya sumber daya manusia yang sehat, tangguh, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan transformasi digital dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Ratna Arsiparis Ahli Pertama Lapas Kelas I Bandar Lampung, menekankan bahwa transformasi digital melalui SRIKANDI harus dibarengi dengan pemahaman yang benar mengenai pengelolaan arsip secara keseluruhan.
“Penggunaan SRIKANDI bukan sekadar mengirim dan menerima surat secara digital, tetapi merupakan bagian dari tata kelola kearsipan yang harus dilaksanakan secara tertib dan konsisten. Dokumen yang telah disahkan melalui SRIKANDI tetap perlu dikelola sesuai ketentuan, termasuk penyimpanan arsip fisik apabila dipersyaratkan. Arsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjamin legalitas, keamanan informasi, serta mendukung proses penyusutan dan pemusnahan arsip berdasarkan Jangka Retensi Arsip atau JRA,” jelas Ratna.

Untuk memperkuat pemahaman teknis, para pengelola arsip dari setiap seksi dan bidang juga diarahkan mengikuti kegiatan bimbingan dan praktik pemilahan arsip bersama Biro Umum yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB di Aula Rapat Utama.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk membangun jajaran yang tidak hanya sehat dan bugar secara fisik, tetapi juga disiplin dalam administrasi serta adaptif terhadap digitalisasi.
Sehat personelnya, tertib administrasinya, profesional pelayanannya.
Oleh: Andi Raya
081272255678

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *