Respons Cepat! Kapolres Tanggamus Turun Langsung Pastikan Penanganan Siswa Diduga Keracunan Makanan
Tanggamus, majalahglobal.com – Kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan para pelajar ditunjukkan Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., yang turun langsung meninjau penanganan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang yang mengalami keluhan kesehatan dan diduga akibat keracunan makanan, di UPT Puskesmas Talang Padang, Kamis (23/7/2026).
Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus guna memastikan seluruh siswa memperoleh pelayanan medis secara cepat, tepat, dan maksimal, sekaligus memantau perkembangan kondisi kesehatan para pelajar yang sempat menjalani observasi.
Berdasarkan data sementara, pada Rabu (22/7/2026) terdapat delapan siswa yang menjalani observasi medis. Tiga siswa sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Talang Padang, sedangkan lima lainnya diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.
Pada Kamis pagi, hasil pemantauan lanjutan di lingkungan sekolah menemukan tambahan 13 siswa yang mengalami gejala ringan berupa mual dan muntah. Seluruhnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan hanya memerlukan rawat jalan sehingga diperbolehkan kembali ke rumah. Hingga Kamis siang, tercatat total 23 siswa mengalami keluhan, sementara hanya satu siswa yang masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Talang Padang.
Selain memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, Polres Tanggamus bersama Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan yang diduga dikonsumsi para siswa, termasuk sampel muntahan, untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Pemerintah daerah bersama kepolisian menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi seluruh siswa hingga dinyatakan pulih, sekaligus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebagai dasar penetapan penyebab kejadian.
Kapolres Tanggamus
AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. menyampaikan dengan tegas saat mengunjungi siswa yang di duga keracunan makanan.
“Prioritas utama kami adalah memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan medis secara cepat, tepat, dan maksimal. Keselamatan serta kesehatan anak-anak merupakan hal yang tidak bisa ditawar.”tegas Kapolres.
“Kami hadir bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan setiap tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pelayanan kesehatan, pendampingan kepada keluarga, hingga proses penyelidikan terhadap dugaan penyebab kejadian.”ucap Rahmad.
“Sampel makanan dan sampel biologis telah kami amankan bersama tim kesehatan dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah. Kami mengedepankan pembuktian secara ilmiah sehingga masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.”ujarnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan kepada pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan aparat penegak hukum yang saat ini bekerja secara terpadu.”Harap Kapolres Tanggamus.
“Polres Tanggamus berkomitmen mengawal proses penanganan hingga tuntas, mulai dari aspek kemanusiaan, pelayanan kepada para siswa, hingga penyelidikan terhadap penyebab kejadian agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.”pungkas nya.
Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus
Damsiana, dilokasi yang sama menyampaikan keterangan nya kepada awak media yang hadir meliput.
“Sejak menerima laporan, seluruh tenaga kesehatan bergerak cepat melakukan pemeriksaan, observasi, dan penanganan medis terhadap siswa yang mengalami keluhan. Alhamdulillah, kondisi mereka secara umum terus menunjukkan perkembangan yang baik.”ujarnya.
“Kami juga membuka pos kesehatan di SMP Negeri 1 Talang Padang agar pemantauan terhadap siswa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan setiap keluhan dapat segera ditangani tanpa menunggu kondisi memburuk.” Jelas Desmiana.
“Sebagian besar siswa hanya mengalami gejala ringan sehingga cukup mendapatkan terapi sesuai indikasi medis dan dapat melanjutkan pemulihan di rumah dengan tetap berada dalam pengawasan orang tua.”katanya.
“Untuk memastikan penyebab kejadian secara ilmiah, sampel makanan dan sampel muntahan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Lampung. Hasil laboratorium nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab pasti.” tandas Kabid kesehatan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi sebelum hasil laboratorium keluar, serta tetap menerapkan prinsip keamanan pangan dalam setiap aktivitas konsumsi makanan, terutama di lingkungan sekolah.”punkas nya.
Hingga Kamis (23/7/2026), kondisi para siswa SMP Negeri 1 Talang Padang yang sebelumnya mengalami keluhan kesehatan dilaporkan terus membaik. Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Dinas Kesehatan, dan Polres Tanggamus memastikan seluruh siswa akan terus dipantau hingga dinyatakan pulih sepenuhnya, sementara penyebab pasti dugaan keracunan makanan masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Lampung. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Oleh: Andi Raya










