mahkota555

Musrenbang Magersari Buka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027

Musrenbang Magersari Buka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat berjabat tangan
Majalahglobal.com, Mojokerto – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Magersari menjadi titik awal rangkaian Musrenbang tingkat kecamatan se-Kota Mojokerto tahun ini. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan bahwa tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027 difokuskan pada peningkatan ketahanan ekonomi dan ketahanan sosial budaya melalui penguatan daya saing sektor unggulan.

 

Ning Ita menyebut UMKM sebagai salah satu sektor andalan Kota Mojokerto, dengan sekitar 16 ribu pelaku UMKM yang telah terdata dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). “Potensi ini harus kita optimalkan untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah,” imbuhnya. Selain itu, sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) alas kaki juga telah menunjukkan capaian ekspor yang signifikan.

 

Namun, Ning Ita juga menjelaskan tantangan yang dihadapi Kota Mojokerto, terutama keterbatasan lahan yang kerap menjadi kendala dalam merealisasikan program prioritas nasional maupun investasi. “Meski demikian, program prioritas nasional yang memungkinkan tetap akan diakses, selama persyaratan teknis, terutama ketersediaan lahan, dapat dipenuhi,” katanya.

 

Dalam Musrenbang Kecamatan Magersari, tercatat sebanyak 86 usulan yang akan digodok, meliputi 65 usulan pembangunan infrastruktur, 10 usulan pembangunan Sumber Daya Manusia, dan 11 usulan pembangunan ekonomi. Seluruh usulan tersebut akan dikaji dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam Panca Cita Kota Mojokerto.

 

Ning Ita juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap usulan dan aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dan diimplementasikan dalam program pembangunan Kota Mojokerto,” tambahnya.

 

Dengan demikian, Musrenbang Kecamatan Magersari diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Kota Mojokerto yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *