mahkota555

Warga Candiharjo Desak Penutupan Gudang Kelapa yang Cemari Lingkungan

Warga Candiharjo Desak Penutupan Gudang Kelapa yang Cemari Lingkungan
Warga Candiharjo saat mediasi di Balai Desa Candiharjo
Majalahglobal.com, Mojokerto – Puluhan warga Dusun Bangkal, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, mendatangi Balai Desa Candiharjo pada Senin (23/2/2026) untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait dugaan pencemaran lingkungan yang berasal dari gudang kelapa milik pengusaha berinisial LM.

 

Aksi ini dipicu oleh keluhan warga atas dampak pencemaran dari aktivitas pengolahan kelapa di gudang tersebut, yang telah merusak lingkungan sekitar dan mematikan jutaan ikan lele di tiga kolam.

 

“Rembesan dari proses produksi pengolahan daging kelapa telah masuk kolam dan mematikan jutaan ikan lele di tiga kolam. Kami sudah berkali-kali mengadukan ke pihak terkait, namun belum ada tindakan. Warga telah lama menanggung dampak negatif dari keberadaan gudang kelapa tersebut,” ujar Jarwo, salah seorang warga, di hadapan perangkat desa.

 

Ketua Karang Taruna Desa Candiharjo, Dian Sukoco, juga menekankan bahwa gudang kelapa tersebut berada di zona hijau dan berdekatan dengan situs Candi Bangkal, sehingga sangat tidak pantas jika terus beroperasi.

 

“Kami meminta Pemerintah Desa desa Candiharjo untuk menutup gudang ini karena dampak pencemarannya langsung dirasakan warga,” tegasnya.

 

Kepala Desa Candiharjo, Nuriyanto, menyambut baik kedatangan warga dan berjanji akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut.

 

“Kami akan meneruskan pengaduan warga ke Polres Mojokerto, bila perlu ke Polda Jawa Timur. Kami tidak ingin ada keresahan berkepanjangan di masyarakat,” ujarnya.

 

Aksi berlangsung tertib dan diakhiri dengan penyerahan berita acara yang disepakati warga dan Pemerintah Desa Candiharjo.

 

Warga yang hadir juga membawa sejumlah tuntutan, termasuk permintaan untuk menghentikan aktivitas gudang. Warga berharap bahwa pemerintah desa dapat segera mengambil tindakan konkret untuk menyelesaikan masalah ini. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *