MATARAM – SMA Negeri 6 Mataram menggelar Pentas Seni Kokurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas murid kelas XII dengan mengusung tema “Arunika Nusantara Bersinar Bersama GenZi A-Six”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis (11–12/2/2026), di Halaman utama SMA Negeri 6 Mataram dengan penuh semangat dan antusiasme seluruh warga sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Hj. Eva Sofia Sari, M.Pd. Plt. Kapala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA), Muhajidin, S.Pd., M.M., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 (Mataram, Lombok Barat dan Lombok Utara), Sahrul, S.Pd., M.Pd. Pengawas Pembina, H.L Syafruddin, S.H Ketua Komite Sekolah, seluruh Dewan Guru, serta Tenaga Kependidikan SMA Negeri 6 Mataram. Kehadiran para tamu undangan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas dan potensi generasi muda.
Acara diawali dengan sambutan dari Moh. Ridwan, S.Pd. Plt. Kepala SMA Negeri 6 Mataram. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid kelas XII yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan ini kurang lebih 1 bulan, dengan kolaborasi lintas mapel antara lain Bahasa Arab, Bahasa Jerman, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Antropologi, Seni Budaya dan Prakarya.
“Kolaborasi berbagai macam mata pelajaran ini kemudian diwujudkan dalam bentuk kokurikuler untuk siswa kelas XII, sedangkan untuk kelas X kokurikuler adalah ekoprint mudah-mudahan satu bulan kedepan kita sudah mulai dan kelas XI pembuatan video dokumenter dalam bentuk ekowisata” ujarnya.
Moh. Ridwan menambahkan kegiatan Pentas Seni Kokurikuler ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, dan penguatan karakter bagi murid.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kenangan indah sekaligus pengalaman berharga bagi seluruh murid kelas XII” imbuhnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Hj. Eva Sofia Sari, M.Pd. Plt. Kapala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Dikpora NTB sekaligus membuka acara secara resmi acara Pentas Seni Kokurikuler. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa bangga bisa hadir di SMA Negeri 6 Mataram yang suasana lingkungan sekolahnya asri, rapi, indah dan bersih, itu menandakan sekolahnya sehat dan orang-orang yang ada didalamnya sehat semua.
“Saya menyampaikan salam dari Bapak Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, seyogyanya beliau akan hadir dalam acara ini, tetapi beliau ada beberapa agenda dinas yang harus beliau selesaikan dan kawal. Kegiatan seni adalah kegiatan yang luar biasa mengingat saat ini kita tidak bisa lepas dari gempuran pengaruh kemajuan teknologi dan globalisasi, sehingga kadang kebudayaan tradisional kita terpinggirkan, ini sangat berpengaruh sekali bagi generasi kita terutama GenZi, kadang mereka mudah cepat terpengaruh dengan adanya berita-berita yang ada di medsos tentunya pengaruh kebudayaan barat akan menggerus budaya kita” ujarnya.
Lebih lanjut beliau menambahkan untuk membentengi budaya lokal kita maka perlu diadakan kegiatan, suatu penguatan inovasi dengan menggabungkan kearifan lokal/budaya lokal dengan teknologi modern yang nantinya menghasilkan sebuah pembelajaran yang inklusif dan ramah disabilitas. saya bangga SMA Negeri 6 Mataram juga merupakan sekolah yang melakan program inklusif dimana belum semua SMA di NTB ini melaksanakan program tersebut. progres yang telah ditampilkan oleh SMA Negeri 6 Mataram dalam program inovasi sangat progresif, dengan program inklusif ini.
“Kegiatan kokurikuler pentingnya sebagai bagian integral dari proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi, kreativitas, serta keterampilan sosial peserta didik” tutupnya.
Usai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan menampilkan pementasan dengan lakon:
1. Kelas XII 1 : Ken Arok dan Ken Dedes
2. Kelas XII 3 : Nyi Ronggeng
3. Kelas XII 8 : Bandung Bondowoso
4. Kelas XII 5 : Roro Mendut
5. Kelas XII 9 : Putri Kemarau
6. Kelas XII 6 : Jaka Tarub dan 7 Bidadari
Sedangkan penampilan pementasan hari kedua yakni dengan lakon:
1. Kelas XII 7 : Putri Mandalika
2. Kelas XII 11 : Danau Toba
3. Kelas XII 2 : Nyi Roro Kidul
4. Kelas XII 4 : Akhir Dara
5. Kelas XII 10 : Gara-gara Bahasa Inggris
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antar murid, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Pentas Seni Kokurikuler SMA Negeri 6 Mataram pun menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya kreativitas dan karakter generasi penerus bangsa. (Yp)









