HUT ke-80 PGRI, Guru Hadirkan Pencerahan Moral bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Bandar Lampung
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional, PGRI Kota Bandar Lampung menggelar kajian keagamaan bagi warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian insan pendidik terhadap pembinaan moral, karakter, dan pendidikan di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus mempertegas bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa terkecuali.
Peringatan ini dihadiri oleh:
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana beserta jajaran,
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan,
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi beserta jajaran,
Unsur PGRI, Perwakilan Kepolisian dan tamu undangan lainnya.
Kajian keagamaan dipilih sebagai sarana penguatan nilai spiritual dan karakter bagi warga binaan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk pribadi yang lebih baik, sadar hukum, dan siap kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menegaskan bahwa peran guru sangat strategis dalam proses pembinaan warga binaan.
“Guru memiliki kontribusi besar dalam membangun kesadaran, karakter, dan pola pikir warga binaan. Pendidikan dan pembinaan karakter menjadi fondasi penting agar mereka mampu berubah dan kelak kembali berperan positif di tengah masyarakat,” tegas Jumadi.
Sementara itu, Eka Afriana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di lingkungan pemasyarakatan.
“Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk warga binaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan proses pembangunan sumber daya manusia tetap berjalan, di mana pun mereka berada,” ujar Eka Afriana.
Di kesempatan yang sama, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung stabilitas sosial dan pembinaan berkelanjutan.
“Pembinaan moral dan mental seperti ini sangat penting untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki nilai kebangsaan. Sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat demi keberhasilan pembinaan warga binaan,” ungkap Kolonel Roni.
Usai rangkaian kajian, rombongan melakukan peninjauan langsung sarana pembinaan dan pelayanan kesehatan, meliputi Klinik Pratama Lapas serta dapur, guna memastikan fasilitas pendukung pembinaan dan pemenuhan hak dasar warga binaan berada dalam kondisi layak dan optimal.
Melalui momentum HUT ke-80 PGRI ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, PGRI, pemerintah daerah, TNI, serta instansi terkait lainnya dalam mendukung optimalisasi layanan pembinaan, pendidikan, dan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan.
Oleh: Andi Raya










