Jelang Nataru 2025–2026, Pemasyarakatan Lampung Gelar Apel Siaga Gabungan, Tegaskan Keamanan dan Zero Narkoba
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026), jajaran Pemasyarakatan Provinsi Lampung menggelar Apel Siaga Gabungan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Minggu malam (21/12/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud kesiapsiagaan menyeluruh dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama momentum pergantian tahun.
Apel Siaga Gabungan tersebut diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Lampung dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang. Turut hadir unsur TNI, Polri, BNNP Lampung, BNNK Lampung Selatan, Damkar Kota Bandar Lampung, serta BNPB Kota Bandar Lampung, sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Lampung Jalu Yuswa Panjang menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, penguatan sistem pengamanan berlapis, serta kedisiplinan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Momentum Nataru menuntut kesiapsiagaan penuh. Seluruh jajaran Pemasyarakatan harus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengamanan, serta tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan warga binaan, dengan tetap menjamin situasi lapas dan rutan aman serta kondusif,” tegas Jalu Yuswa Panjang.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan razia dan penggeledahan kamar hunian warga binaan secara menyeluruh sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan peredaran barang terlarang.
Selain itu, dilaksanakan pula tes urine secara acak terhadap warga binaan dan petugas Pemasyarakatan yang melibatkan tim medis.
Sebagai bentuk transparansi dan komitmen penegakan integritas, pada kesempatan yang sama dilakukan pemusnahan barang sitaan hasil razia sepanjang tahun 2025 dari berbagai UPT Pemasyarakatan se-Provinsi Lampung. Barang yang dimusnahkan antara lain handphone ilegal dan barang terlarang lainnya, sebagai simbol sikap tegas Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas dan rutan yang bersih dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Apel siaga, razia, dan tes urine ini merupakan komitmen kami untuk memastikan Lapas Narkotika Bandar Lampung tetap bersih dari narkoba, aman, dan tertib. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret menjaga integritas Pemasyarakatan,” ujar Jumadi.
Dari hasil razia dan tes urine yang dilakukan, tidak ditemukan barang terlarang maupun indikasi penyalahgunaan narkoba, baik pada warga binaan maupun petugas.
“Kami menegaskan komitmen untuk terus menjaga keamanan, profesionalisme, dan integritas petugas, khususnya selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, demi terciptanya situasi Pemasyarakatan yang kondusif,” pungkas Jumadi.
Apel Siaga Gabungan ini menjadi penegasan bahwa Pemasyarakatan Lampung siap menghadapi Nataru 2025–2026 dengan kesiapsiagaan maksimal, sinergi lintas instansi, serta komitmen kuat terhadap keamanan dan pemberantasan narkoba.
Oleh: Andi Raya










