mahkota555

WBP Lapas Dharmasraya Giat Rawat Kebun Cabai: Bentuk Pembinaan Produktif untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

WBP Lapas Dharmasraya Giat Rawat Kebun Cabai: Bentuk Pembinaan Produktif untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Dharmasraya, majalahglobal.com — Program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas III Dharmasraya kembali menunjukkan hasil positif. Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) aktif melaksanakan perawatan tanaman cabai di area kebun lapas sebagai langkah konkret mendukung program ketahanan pangan. Saat ini, tanaman cabai tersebut telah mencapai usia sekitar satu bulan dan tumbuh dengan sangat baik.
, Kamis (11/12/2025).

Perawatan dilakukan secara intensif setiap hari oleh para WBP. Mulai dari penyiraman, pembersihan gulma, pengecekan hama, hingga penyiangan ringan terus dilaksanakan agar tanaman dapat tumbuh optimal. Selain menjadi sumber pangan, kebun cabai ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan keterampilan pertanian bagi warga binaan.

Karupam Lapas Kelas III Dharmasraya, Irlan, mengapresiasi dedikasi para WBP yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena selain bermanfaat untuk ketahanan pangan, juga melatih keterampilan dan kedisiplinan warga binaan. Cabai yang kini berumur sekitar satu bulan ini tumbuh dengan baik berkat kerja sama dan kepedulian mereka,” ujar Irlan.

Salah satu WBP, Narso, mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi dalam program pertanian lapas.
“Merawat tanaman cabai ini membuat kami merasa lebih produktif. Kami belajar banyak tentang bercocok tanam, dan senang bisa ikut membangun lingkungan lapas,” ucapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan berbasis produktivitas dan memberikan manfaat nyata bagi kemandirian pangan di Lapas Dharmasraya.
Kemudian Kalapas Kelas III Dharmasraya Ferdika Canra menyampaikan, Bahwa kegiatan ini merupakan Program ketahanan pangan Nasional yang wajib kita dukung penuh.

“Program ketahanan pangan ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi bagian dari pembinaan yang membentuk karakter, kemandirian, dan rasa tanggung jawab bagi warga binaan. Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif dan bernilai, sehingga ketika kembali ke masyarakat mereka memiliki keterampilan yang bermanfaat serta mental yang lebih siap.” Tegas Ferdika Canra.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *