mahkota555

KONI Kabupaten Mojokerto Gelar Musorkab, Imam Suyono Terpilih Aklamasi

KONI Kabupaten Mojokerto Gelar Musorkab, Imam Suyono Terpilih Aklamasi
Imam Suyono saat memberikan sambutan
Majalahglobal.com, Mojokerto – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) untuk menentukan Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto 2025-2029.
KONI Kabupaten Mojokerto Gelar Musorkab, Imam Suyono Terpilih Aklamasi
Suher saat memberikan sambutan

Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto 2020-2024, Suher Didieanto menerangkan, di dalam Musorkab ini yang jelas Kabupaten Mojokerto ada satu calon yang mana ia sendiri tidak mencalonkan lagi.

 

“Riwayat hidup saya, saya dilahirkan di Dusun Tamping, Desa Mojotamping. Saya dididik orang tua menjadi olahragawan. Alhamdulillah saya menjadi atlet Jawa Timur karena postur saya tidak memungkinkan untuk menjadi atlet nasional. Hingga akhirnya saya menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto 2014-2019. dan Ketua KONI Kabupaten Mojokerto 2020-2024,” jelas Suher di Den Bei Resto & Cafe Family, Kamis (19/12/2024).

 

Ditambahkannya, pada Porprov pertama hingga Porprov keenam Kabupaten Mojokerto selalu berada di peringkat 34,35, dan 36.

 

“Akhirnya di Porprov ketujuh kita naik di peringkat 26 dengan perolehan 6 medali emas. Jadi kami belajar ke Ketua KONI Kediri, Ketua KONI Sidoarjo, dan Ketua KONI malang. Alhamdulillah saat ini Kabupaten Mojokerto berada di peringkat 9 besar,” terang Suher.

 

Ditegaskannya, dirinya tidak mencalonkan lagi karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

 

“Ayo buktikan di pemerintahan baru ini, prestasi olahraga Kabupaten Mojokerto tidak bisa sebelah mata. Minimal pertahankan 9 besar atau bisa naik tingkat. Saya berharap Ketua KONI Kabupaten Mojokerto 2025-2029 ini bisa memajukan KONI Kabupaten Mojokerto,” ujar Suher.

 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Muhammad Nabil menambahkan, minimal Kabupaten Mojokerto harus bisa pertahankan 9 besar, syukur jika bisa naik lagi.

 

“Insha Allah Juli nanti akan ada Porprov. KONI Kabupaten Mojokerto harus maksimal dalam setiap Porprov. Salah satu alat ukurnya adalah mengabdi untuk olahraga di kancah nasional dan internasional. Dalam forum ini segera dirumuskan cabor unggulannya apa saja sehingga nanti ada pilihan berdasarkan kemenangan tadi. Saya berharap ada atlet di Kabupaten Mojokerto yang jumlahnya siginifikan untuk berpartisipasi di PON,” papar Nabil.

KONI Kabupaten Mojokerto Gelar Musorkab, Imam Suyono Terpilih Aklamasi
Kiai Asep saat memberikan sambutan

Disisi lain, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim ingin ikut mewujudkan Mojokerto yang maju, adil, dan makmur. Termasuk maju di bidang olahraga.

 

“Tahun pertama nanti saya akan membangun stadion minimal berstandar Nasional. Di utara sungai juga bakal saya bangun stadion dengan biaya saya sendiri. Saya ingin Kabupaten Mojokerto maju dan beruntung di bidang olahraganya. Beruntung itu harus lebih baik dari hari kemarin. Kalau sama berarti tidak beruntung, apalagi lebih jelek prestasinya maka jauh lebih tidak beruntung lagi,” papar Kiai Asep.

 

Setelah, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua UMUM KONI Kabupaten Mojokerto 2025-2029, Imam Suyono menjelaskan, latar belakangnya adalah berdinas di angkatan laut hingga tahun 1999.

 

“Kemudian pada tahun 1999 hingga 2007 saya menjadi Kepala Desa Balongmasin dan Ketua PSSI Kabupaten Mojokerto 2018-2022,” ungkap Imam.

 

Diterangkannya, visi misi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto murni untuk mengabdi di KONI.

 

“Saya tidak mencari uang dan pekerjaan di KONI Kabupaten Mojokerto. Saya berterima kasih kepada kepemimpinan Pak Suher. Hari esok harus lebih baik dari hari ini. Saya tidak bisa menjalankan tugas dengan baik tanpa dibantu Ketua Cabang Olahraga (Cabor),” jelas Imam.

 

Ditegaskannya, solid adalah harga mati. Kalau kita sudah menganggap keluarga maka kita bisa maju. Kalau kita menyalahkan teman maka etika perlu diperbaiki.

 

“Etika ini akan saya tekankan di kepemimpinan saya di KONI Kabupaten Mojokerto. Jadi kita semua bakal dibantu Gus Barra dan Kiai Asep dan kita sangat bersyukur akan hal ini. Saya tidak akan memotong anggaran sama sekali biarkan langsung menuju rekening cabor,” tandas Imam.

 

Sebagai informasi, Calon Ketua KONI Kabupaten Mojokerto harus memenuhi persyaratan. Mulai dari fotocopy KTP, Pas Foto, Daftar Riwayat Hidup, Surat Rekomendasi minimal 20 Cabor Anggota KONI Kabupaten Mojokerto, surat kesediaan untuk menjadi Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto dan mempunyai kartu anggota KONI Kabupaten Mojokerto.

 

Sementara, Imam Suyono yang lahir 18 Juni 1971 dan berdomisili di Dusun Balongmasin RT 3 RW 4 Desa Balongmasin Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ini mendapatkan dukungan dari 50 cabor. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *