Halsel – Diduga kenakalan sejumlah remaja anak dibawah umur dan terduga pelaku diatas usia meraip barang milik para korban dibeberapa titik di pulau Bacan ibu/kota Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, makin meresahkan Warga sekitar.
Informasi yang di terima Media ini dari lingkungan Polres Halmahera Selatan, dan beberapa korban yang telah melaporkan secara resmi, dengan harapan pelaku siapa saja yang terlibat agar pihak kepolisian segera memproses hukum tanpa melakukan pembiaraan.
“Iya ada beberapa buah hp yang di ambil tetapi sudah dikembalikan. Rokok sebanyak 20 slof belum dikembalikan,” Kata informasi yang di peroleh di lingkungan Polres Halsel. (30/03/2026).
Kepolisian polres Halsel, saat ini pihaknya sedang memburu para pelaku. Pelaku juga di minta yang ikut terlibat segera menyerahkan diri.
“Saat ini kita kejar pelaku dulu, belum ada kepastian siapa saja pelaku yang terkibar karena dari hasil penyelidikan sementara ada anak dibawah umur dan orang dewasa. Kami berharap semua pelaku yang terlibat segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatan,”harpnya
Sementara, hasil komunikasi salah satu korban dan orang tua terduga para pelaku yang bocor melalui pesan dan rekaman suara.
Kedua belah pihak sepakat para pelaku siapa saja yang terlibat agar di proses secara hukum tanpa melakukan pembiaraan.
“Meski sudah ada ganti rugi atau belum, para pelaku anak siapa saja wajib di proses secara hukum tanpa dilakukan pembiaraan agar ada efek jerah, lagian sudah berulang kali diminta agar pelaku harus di proses.
Jangan melakukan pembiaraan dengan tujuan mencederai nama baik profesi orang tua yang tidak tau apa-apa. Berapa pun hukuman bagi anak dibawah umur diatas 16 tahun yang ikut terlibat agar di proses secara hukum tanpa toleransi,” Tegas salah satu orang tua terlapor.
Begitu juga disampaikan pelapor mengaku resah atas perbuatan yang dilakukan sejumlah remaja.
“Ini sudah berulang kali terjadi, kita juga meminta pihak kepolisian (Polres Halsel) dapat menangkap para pelaku dan di proses,” Pinta korban
Pelapor juga merasa terharu saat mendapat dukungan dari orang tua terlapor yang diduga anaknya ikut terlibat
“Kalau kami tidak butuh ganti rugi, karena kami tau orang tua terlapor keluarga susah (miskin).
Kami hanya berharap barang yang di ambil dikembalikan, dan kami sebagai korban juga berterima kasih atas dukungan dan dorongan dari orang tua terlapor untuk proses hukum pelaku,”Cetusnya.
(Jurnalis/Kandi)
