Bentrok Warga 2 Desa Satu Tewas Diduga Soal Lahan Digusur Pemda Halsel, Siapa Tanggung Jawab?

Halsel – Bentrokan antara warga dua Desa Silang dan Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara (Malut). Merenggut satu korban jiwa diduga terkena benda tajam (parang) yang terjadi, pada hari jumat (20/03/2026).

 

 

Bentrok kembali terjadi antara Warga Desa Silang dan Liaro memakan korban jiwa, di mana satu orang tewas akibat terkena benda tajam dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

 

Konflik yang melibatkan Warga dua Desa ini di duga dipicu soal lahan tanam tumbuh yang di gusur Pemerintah Daerah, saat itu kepemimpinan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, hingga kini di jabat oleh Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba tak kunjung diselesaikan.

 

Informasi yang di terima Media ini dari salah satu Warga Desa Wayaua berinisial J membenarkan hal tersebut.

 

“Kejadian siang tadi antara Warga Desa Silang dan Liaro sekitar pukul 16:00 Wit, dan pukul 17:00 satu orang meninggal dunia atas nama Unyil dan dua korban luka berat atas nama saldo dan Aba, serta satu lagi belum di kantongi namanya. keempat korban asal Warga Desa Liaro. Kedua korban luka dalam perawatan Medis”Kata J

 

J membenarkan bahwa kejadian tersebut merembek hingga ke Desa Wayaua, berhubung satu korban jiwa miliki keluarga besar disana.

 

“Bentrok ini merembek sampai ke Desa Wayaua, karena korban yang meninggal itu keluarganya dari Desa Wayaua tidak terima dengan insiden menimpa korban,” Jelas J

 

J mengaku pemicu Konflik diduga kuat akibat dari lahan tanam tumbuh yang digusur Pemda belum juga dilakukan penyelesaian.

 

“Konflik ini sudah lama dan berulang kali terjadi soal tuntutan ganti rugi lahan yang digusur pemerintah daerah sejak dijaman Bupati Bahrain Kasuba, sampai saat ini Bupati Bassam Kasuba, belum dilaksanakan penyelesaian,” Ungkap J.

 

J juga mengaku situasi sempat mencekam, namun akhirnya berhasil diredam oleh aparat, personel gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk meredam massa dan mengamankan lokasi kejadian

 

Terkait hal ini, Kapolsek Bacan Bacan Timur, Ipda Mohammad Syukri, S. H. belum ada tanggapan resmi saat dihubungi via telfon.

 

 

(Jurnalis/Kandi)

Exit mobile version