mahkota555

Sambut Idul Fitri 1447 H, Lapas Kelas IIA Metro Bagikan Pakaian Ibadah untuk Warga Binaan

Sambut Idul Fitri 1447 H, Lapas Kelas IIA Metro Bagikan Pakaian Ibadah untuk Warga Binaan

METRO, majalahglobal.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro membagikan pakaian ibadah kepada warga binaan sebagai bentuk pemenuhan hak dan pelayanan yang setara, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan pembagian pakaian berupa baju koko dan kemeja ini dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Metro dan dilanjutkan ke blok hunian guna memastikan seluruh warga binaan menerima secara merata. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Gusvendra Priambogo, didampingi Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Cahya Adi Nugraha.

Program ini ditujukan untuk memberikan dukungan kepada warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus sebagai bagian dari pembinaan kepribadian yang menanamkan nilai kebersamaan dan toleransi.

Pembagian dilakukan dengan prinsip non-diskriminatif, di mana warga binaan Muslim menerima baju koko untuk keperluan salat Id, sementara warga binaan non-Muslim diberikan kemeja sebagai bentuk perhatian yang setara.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Warga binaan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan, terlebih menjelang momentum hari besar keagamaan yang sangat dinantikan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Metro dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis serta mendukung proses pembinaan agar warga binaan tetap memiliki semangat memperbaiki diri.

“Kami memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak yang sama tanpa adanya diskriminasi. Pembagian pakaian ibadah ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk komitmen kami menghadirkan pelayanan yang humanis, adil, dan menghormati keberagaman di dalam Lapas.”ujar Gusvendra.

“Kami ingin menghadirkan suasana Idul Fitri yang hangat dan bermakna bagi seluruh warga binaan. Meskipun berada di dalam Lapas, mereka tetap berhak merasakan kebahagiaan hari raya sebagai bagian dari proses pembinaan menuju pribadi yang lebih baik.” Tegas Tunggul Buono.

“Saya sangat bersyukur atas perhatian dari pihak Lapas. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk menyambut Idul Fitri. Walaupun sedang menjalani pembinaan, kami tetap bisa merasakan kebahagiaan dan suasana Lebaran.”pungkas ND Perwakilan WBP.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *