mahkota555

Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Lapas Narkotika Bandar Lampung Hadirkan Ustadz Mumuy Abdul Mukti untuk Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Lapas Narkotika Bandar Lampung Hadirkan Ustadz Mumuy Abdul Mukti untuk Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah dengan tema “Bersama Al-Qur’an Raih Keberkahan Ramadhan”, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Lapas tersebut diikuti oleh jajaran petugas dan puluhan warga binaan dengan suasana penuh khidmat.
Peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan di lingkungan Lapas Narkotika Bandar Lampung. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Bandar Lampung menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Mumuy Abdul Mukti yang dikenal sebagai Juara 1 ajang Akademi Sahur Indonesia tahun 2015. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi, petunjuk hidup, serta sarana memperbaiki diri menuju pribadi yang lebih baik.

Para warga binaan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga tausiyah keagamaan. Momentum Nuzulul Qur’an tersebut juga menjadi sarana refleksi diri bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan spiritual yang positif dan berkelanjutan bagi warga binaan, sehingga diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih religius serta siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

“Peringatan Nuzulul Qur’an ini kami jadikan sebagai sarana pembinaan rohani bagi warga binaan agar semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kami berharap melalui kegiatan ini mereka dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sehingga ketika kembali ke masyarakat nantinya dapat menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, dan menjauhi hal-hal negatif,” ujar Jumadi.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *