Ikuti Zoom Penguatan Tusi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung Perketat Pintu Utama dan Tegaskan Komitmen Zero Narkoba
KOTAAGUNG, majalahglobal.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung mengikuti kegiatan Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi (Tusi) yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (2/3/2026), bertempat di ruang rapat Lapas setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kualitas kinerja serta memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan dan standar operasional prosedur yang berlaku.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap SOP, serta peningkatan kewaspadaan di titik-titik strategis pengamanan, khususnya pada area Pintu Utama sebagai garda terdepan pengawasan keluar-masuk orang dan barang.
Menurutnya, komitmen pemberantasan narkoba harus menjadi prioritas utama seluruh jajaran pemasyarakatan. Ia mengingatkan agar tidak ada celah sekecil apa pun yang dapat dimanfaatkan untuk praktik penyelundupan maupun pelanggaran lainnya yang mencederai marwah institusi.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Kotaagung, Andi Gunawan, menegaskan kesiapan seluruh jajaran dalam mengimplementasikan instruksi secara konsisten dan bertanggung jawab.
“Tidak ada ruang bagi penyimpangan, terlebih terhadap narkoba. Pintu utama adalah benteng pertama yang menentukan wajah dan keamanan Lapas. Saya tegaskan, pengamanan harus diperketat, pemeriksaan dilakukan secara maksimal, dan integritas petugas wajib dijaga tanpa kompromi,” tegas Andi Gunawan.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan fungsi pengawasan bukan hanya sebatas prosedural, tetapi merupakan komitmen moral seluruh petugas dalam menjaga kepercayaan publik serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Dengan adanya penguatan Tusi ini, Lapas Kotaagung menegaskan komitmennya dalam mendukung program zero narkoba serta memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga secara optimal.
Oleh: Andi Raya










