Halsel –Aroma ketidak beresan menyeruak dari proyek pembangunan SMP Fathurrahman di Desa Kurunga, Kecamatan Kepulauan Joronga, pada Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Yang dilaksanakan pekerjaan sejak tahun 2025 lalu.
Proyek yang digadang-gadang menjadi penopang pendidikan di wilayah kepulauan itu justru berubah menjadi sorotan tajam publik, karena tak kunjung rampung. Meski waktu pelaksanaan telah melewati batas pekerjaan.
Sejak dimulai pada tahun 2025, hingga memasuki 2026 ini pembangunan dua ruang kelas baru itu masih terbengkalai. Janji penyelesaian tinggal janji. Di lapangan, progres pekerjaan terlihat lamban dan jauh dari kata tuntas.
Ironisnya, alasan yang mencuat terkesan klasik. Kepala tukang, Sahmrin, berdalih keterlambatan terjadi akibat faktor cuaca yang tidak stabil.
“Proyek ini bisa selesai tergantung cuaca,” ujarnya salah satu pekerja disana enggan menyebut namanya saat ditemui wartawan di lokasi proyek, pada Kamis (26/02/2026).
Namun, dalih cuaca tak serta-merta meredam pertanyaan publik. Pasalnya, proyek pemerintah semestinya direncanakan dengan perhitungan matang, termasuk mengantisipasi kondisi geografis dan iklim wilayah kepulauan seperti Kepulauan Joronga. Jika cuaca menjadi kambing hitam, lalu di mana perencanaan teknis dan manajemen proyeknya?
Lebih memprihatinkan lagi, hasil pantauan Wartawan Investigasi.News di lokasi menunjukkan proyek tersebut tidak memasang papan informasi kegiatan. Padahal, transparansi anggaran adalah kewajiban mutlak dalam setiap proyek yang menggunakan dana negara.
Proyek ini diduga bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Jika benar demikian, maka publik berhak mengetahui secara jelas besaran anggaran, pelaksana kegiatan, serta target penyelesaiannya.
Bangunan yang seharusnya menjadi ruang belajar generasi muda, kini justru menjadi simbol lemahnya pengawasan dan tanda tanya besar atas pengelolaan anggaran.
Diketahui, Berdasarkan infotmasi sistem aplikasi Pemkab. Halmahera Selatan, terdapat proyek pembangunan yang berkaitan dengan SMP Fathurrahman/Faturrahman Kurunga dengan total anggaran sebesar dua ratus tujuh puluh lima juta rupiah.
Dengan nama Paket: Pembangunan Ruang Kelas Baru Beserta Perabotnya SMP Faturrahman Desa Kurunga. Satuan Kerja: Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan.
Jenis Pengadaan: Pekerjaan Konstruksi.
Pagu Anggaran: Rp275.000.000,00.
Harga Perkiraan Sendiri (HPS): Rp274.917.516,27.
Tahapan pelaksana bulan gustus 2025. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki atau menambah sarana fisik di SMP Fathurrahman, Desa Kurunga, Kecamatan Kepulauan Joronga, Halsel.
Kepala Dinas Pendidikan Halsel, Siti Khodijah, S.Ag., M.Ag di konfirmasi via whatsAPP mengatakan dirinya akan mengkroscek proyek pembangunan tersebut.
“Baik, sy cek dulu ya,” Kata kadis
Dengan begitu, meski dirinya belum melakukan pengecekan langsung di lokasi proyek tersebut. Namun, kadis Pendidikan Halsel, secara spontan saat memberikan klarifikasi menyebut Media jangan ngarang cerita.
“Setelah saya cek di tim yang PHO. Semua sudah selesai akhir november, dan pencairan sudah 100 persen. Di RAB tidak ada aliran listrik karenan disesuaikan dengan pagu anggaran yg ada demikian.
Jadi sebaiknya sebelum memuat berita, ada baiknya konfirmasi lebih dulu agar tidak bias. Akan menjadi informasi yang lebih bernilai jika memang informasi itu benar sesuai fungsi Media untuk Masyarakat. Namun, jika mengarang saja maka Media apapun tidak bernilai apa-apa di mata Masyarakat,” Ucap Kadis Pendidikan Halsel.
(Jurnalis/Kandi).
