Pendidikan Jadi Jalan Perubahan, Warga Binaan Rutan Kelas I Bandar Lampung Antusias Ikuti Kejar Paket A, B, dan C
Bandar Lampung, majalahglobal.com – Pendidikan menjadi salah satu kunci perubahan bagi warga binaan pemasyarakatan. Hal inilah yang diwujudkan Rutan Kelas I Bandar Lampung melalui pelaksanaan program pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C bekerja sama dengan PKBM Nusa Indah, Selasa (24/2/2026), bertempat di Aula Rutan.
Kegiatan belajar mengajar program pendidikan kesetaraan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) bagi warga binaan.
Program ini diikuti warga binaan Rutan Kelas I Bandar Lampung dengan pendampingan tenaga pengajar dari PKBM Nusa Indah serta dukungan Subsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan (BHP).
Dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, di Aula Rutan Kelas I Bandar Lampung.
Mengapa program ini penting?
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan serta memberikan kesempatan memperoleh ijazah resmi sebagai bekal reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidana.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Warga binaan tampak antusias mengikuti materi pembelajaran yang disampaikan pengajar, menunjukkan komitmen untuk memperbaiki diri melalui jalur pendidikan.
Melalui program ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan berbasis pendidikan guna membentuk pribadi warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing saat kembali ke tengah masyarakat.
Kalapas Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama perubahan perilaku dan pola pikir warga binaan.
“Kami meyakini bahwa pendidikan adalah jalan perubahan. Melalui program Kejar Paket A, B, dan C ini, warga binaan tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga mendapatkan harapan dan kesempatan baru untuk menata masa depan yang lebih baik. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan,” ujar Tri Wahyu Santoso.
Ia menambahkan, sinergi dengan PKBM menjadi langkah strategis dalam memastikan hak pendidikan tetap terpenuhi, sekaligus memperkuat proses reintegrasi sosial warga binaan agar kembali ke masyarakat dengan bekal kompetensi dan kepercayaan diri.
Oleh:Andi Raya










