Halsel – Dalam ranka menayambut Bulan Suci Ramadahan 1447 Hijriah Tahun 2026, Resort Polsek Gane Barat, Reserse Polres Halmahera Selatan (Halsel). Provinsi Maluku Utara, kembali melakukan penyisiran di lokasi tempat penyulingan Miras Tradisional dan ditemukan puluhan kantong Captikus.
Penyisiran lokasi pembuatan Miras Tradisional dalam areal pepohonan dilaksanakan tim Polsek Gane Barat, yang berlokasi di Desa Boso, pada hari Selasa Tanggal 06 Februari 2026 pukul 08.00 wit s/d 11.00 wit,
Kegiatan ini di pimpinan langsung oleh Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar beserta jajarannya yakni Aipda Munawir Adam, Bripka Ridwan Papalia, Aipda Sifudin M. Duwila, Briptu Rusli Jais, Briptu Muh. Yusup Supardi, Briptu Rifaldi S. Tanisang.
Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar kepada Media ini mengatakan sekira pukul 08.00 wit, tim melaksankan razia di perkebunan Desa Boso, sebelumnya melaksanakan apel dan memberikan APP kepada personil yang dilibatkan.
“Sekira pukul 08.20 Wit, personil menuju ke Desa Boso, langsung melaksanakan razia di perkebunan aren Desa Bosso.
Untuk sarana dan prasarana yang di gunakan dalam melaksanakan razia berupa; 4 Unit R2, 1 Pucuk Senpi Jenis V2 Sabara atau amunisi tajam sebanyak 20 Butir,” Katanya.
Dari hasil penelusuran kata Kapolsek, pihaknya menemukan “1 (Satu) TKP penyulingan miras jenis cap tikus terdapat 1 buah drum tungku penyulingan miras berisikan bahan baku menta ( saguer ) sebanyak 30 Liter, dan 3 Cergen 25 Liter berisikan bahan baku saguer 50 Liter, serta 20 liter miras cap tikus.
Sedangkan pelaku pemilik barang berhasil melarikan diri saat mengetahui kedatangan kami,” Ungkapnya
Kapolsek membahkan bahwa pencapaian pihaknya dalam melaksanakan razia kali ini, barang bukti yang disita total bahan baku menta sebanyak 80 liter dan 20 liter miras cap tikus.
Sementara, tindakan tegas dilakukan pihaknya terhadap barang bukti yang ditemukan di TKP tersebut, langsung di musnahkan dengan cara menghancurkan dan membakarnya.
“Untuk bahan baku menta jenis saguer Sebanyak 80 liter dan cap tikus sebanyak 20 Liter kami musnahkan di tempat.
Setelah kami memusnahkan hasil razia, giat diakhiri pada pukul 11.00 wit, dan selama kegiatan berlangsung situasi berjalan aman dan lancar,”Tandasnya.
(Jurnalis/Kandi)










