mahkota555

Panen Hidroponik di Lapas Narkotika Bandar Lampung, Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

Panen Hidroponik di Lapas Narkotika Bandar Lampung, Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan panen bersama tanaman hidroponik berupa pakcoy dan selada, Rabu (04/02/2026).

Kegiatan panen yang berlangsung di area kebun hidroponik Lapas Narkotika Bandar Lampung ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, petugas pembinaan, peserta magang, dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terlibat aktif dalam program tersebut.

Program hidroponik ini merupakan bagian dari pembinaan keterampilan berbasis pertanian modern yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keahlian praktis. Melalui metode tanam hidroponik, warga binaan dilatih mengelola tanaman secara efektif, higienis, ramah lingkungan, serta berorientasi pada produktivitas dan kedisiplinan.

Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen hidroponik dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur lapas, sehingga turut berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menyampaikan bahwa kegiatan panen bersama ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Panen hidroponik ini merupakan hasil nyata dari proses pembinaan yang kami lakukan secara konsisten. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Jumadi.

Ia menambahkan bahwa program pertanian modern seperti hidroponik sejalan dengan upaya lapas dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap berintegrasi kembali dengan lingkungan sosialnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan peserta program hidroponik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembinaan yang diberikan oleh pihak lapas.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan dan ilmu bertani yang diberikan. Kegiatan ini membuat kami merasa lebih berguna, belajar hal baru, dan memiliki harapan untuk bisa mandiri setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Melalui program pembinaan berbasis keterampilan seperti hidroponik, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional di lingkungan pemasyarakatan.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *