mahkota555

Pembinaan Kemandirian, Peserta Magang Nasional Dukung Pengelolaan Pertanian WBP di Lapas Narkotika Bandar Lampung

Pembinaan Kemandirian, Peserta Magang Nasional Dukung Pengelolaan Pertanian WBP di Lapas Narkotika Bandar Lampung

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus berkomitmen mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pertanian yang terencana dan berbasis pengetahuan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan tingkat keasaman (pH) media tanam pada tanaman selada dan pakcoy, Senin (26/01/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh peserta Magang Nasional yang tengah menjalani program pembelajaran dan praktik lapangan di Lapas Narkotika Bandar Lampung. Pengecekan pH dilakukan untuk memastikan kondisi media tanam berada pada tingkat keasaman yang sesuai, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal dan menghasilkan kualitas panen yang baik.

Melalui pendampingan teknis ini, peserta magang turut berperan aktif dalam mendukung pembinaan kemandirian WBP dengan menerapkan ilmu pengetahuan di bidang pertanian secara langsung. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bersama mengenai pentingnya pengelolaan media tanam yang tepat, terukur, dan berkelanjutan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menyampaikan bahwa keterlibatan peserta Magang Nasional memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

“Kegiatan pengecekan pH tanaman ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan pembinaan kemandirian WBP berjalan secara optimal dan berbasis pengetahuan. Dengan adanya pendampingan dari peserta Magang Nasional, WBP mendapatkan pemahaman teknis yang lebih baik dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan,” ujar Jumadi.

Lebih lanjut, Jumadi menegaskan bahwa program pertanian ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kesiapan WBP untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui pembinaan kemandirian ini, kami berharap WBP memiliki bekal keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana, sehingga mampu mandiri dan berkontribusi positif di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Lapas Narkotika Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang selaras dengan tujuan sistem pemasyarakatan.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *