Belum Dapat Dipastikan Jumlah Korban Laka Laut Di Halsel Hanya 59 Orang, Ini Alasannya

Halsel – Sampai detik ini belum ada pihak yang dapat memastikan jumlah korban kecelakaan laut (laka laut) melibatkan longboat (perahu kayu panjang) akibat diterjang ombak tinggi dan cuaca buruk di Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara (Malut).

 

 

Berdasarkan penelusuran Media ini, sebuah longboad (perahu kayu) yang mengalami Laka laut di perairan Desa Bibinoi Kec. Bacan Timur Tengah Kab. Halsel, pada dini hari jumat (23/01/2026) sekitar pukul 14:50 Wit

 

Baru saja tercatat oleh Tim SAR sebanyak 59 orang yang telah dikantongi nama-nana para korban.

 

Dari jumlah tersebut, terdapat 1 orang anak usia 2 tahun meninggal dunia, dan satu lagi seorang dosen di universitas UNHAIR Kota Ternate, berjenis kelamin laki-laki dinyatakan 1 hilang.

 

Sedangkan yang dirujuk ke RSUD Labuha, bertambah menjadi 5 orang. 1 diantaranya anak gadis dibawah umur atas nama Mesyia Husen asal Warga Labuha, mengalami kejang-kejang, sehingga dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil Patwal kepolisian reserse Polres Halmahera Selatan.

 

Sementara, tiga korban lainnya berjenis kelamin perempuan atas nama Hj Gamar, Nurlistari Afendi, dan Fitriyani Mihammad dirawat di puskesmas Bibinoi.

 

Tim SAR Gabungan TNI-POLRI yang mengavaluasi para korban, itu melalui kordinator unit siaga SAR Halsel, Husen Abubakar mengatakan korban yang dicatat pihaknya belum dapat memastikan jumlah tersebut.

 

“Korban yang tercatat sebanyak 59 orang, satu meninggal dunia berusia 2 tahun, dan satu lagi dosen belum ditemukan. Untuk jumlah penumpang 59 orang kita belum dapat memastikan sebatas ini saja, karena saat keberangkatan awal dari pelabuhan Desa Babang, semua penumpang tidak tercatat (tidak ada manifes),” Ungkapnya.

 

Husen juga menghimbau kepada Masyarakat segera melaporkan apabila ada keluarga korban lainnya yang belum ditemukan dalam kecelakaan tersebut agar segera melaporkan kepada petugas setempat.

 

“Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat apabila ada yang merasa keluarganya belum ditemukan dalam insiden ini diharapkan secepatnya melaporkan kepada kami maupun petugas lainnya,” Harapnya.

 

Kapolsek Bacan Timur-Halsel, IPDA MOHAMMAD SYUKRI, S.H. saat ditemui Wartawan di Puskes Bibinoi, menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan tim lainnya untuk melacak keberadaan korban yang belum ditemukan.

 

‘Korban yang belum ditemukan, kami saling berkoordinasi terus dengan tim yang lainnya. Kebetulan ini sudah larut malam sehingga keesokan harinya akan dilanjutkan pencarian,”Tandasnya.

 

Begitu juga Kabak Ops Polres Halsel AKP JOY SIANIPAR mengaku salah satu korban yang dilarikan ke RSUD Labuha, menggunakan mobil PATWAL polres Halsel, mengingat kondisi pasien kelamaan menunggu Ambulanc.

 

“Korban ini masih anak-anak dan mengingat kondisi pasien mengalami kejang-kejang, sehingga kami dari pihak Polres mengambil langkah untuk membawa ke RSUD Labuha,” Ucap Kabak Ops

 

Sementara, pemilik longboad sekaligus Kep atas Andre saat ini telah diamankan di Polres Halmahera Selatan, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

(Jurnalis/Kandi)

Exit mobile version