mahkota555

Perketat Pengawasan Hunian, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Razia dan Cek Teralis Kamar Warga Binaan

Perketat Pengawasan Hunian, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Razia dan Cek Teralis Kamar Warga Binaan

Bandar Lampung, majalahglobal.com –
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung kembali memperketat pengawasan keamanan dengan menggelar penggeledahan kamar hunian serta pemeriksaan fasilitas pengamanan, khususnya kondisi teralis kamar warga binaan, Kamis (22/01/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rizki Putra Sandika bersama jajaran petugas pengamanan, mewakili Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso.

Penggeledahan kamar hunian dan pemeriksaan sarana pengamanan, meliputi pengecekan teralis kamar, kondisi fasilitas hunian, serta antisipasi keberadaan barang terlarang.

Sejumlah blok hunian warga binaan di Rutan Kelas I Bandar Lampung.
Why (Mengapa)
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan fasilitas pengamanan tetap dalam kondisi layak dan berfungsi optimal.

Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan humanis, menyisir kamar hunian, memeriksa kondisi fisik teralis, serta mengevaluasi sarana dan prasarana keamanan sebagai bagian dari pengawasan rutin internal.

Mewakili Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso, Ka. KPR Rizki Putra Sandika menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga stabilitas keamanan rutan.

“Penggeledahan kamar hunian dan pemeriksaan fasilitas pengamanan kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dengan memastikan seluruh fasilitas hunian dalam kondisi aman dan layak, kami berupaya menciptakan suasana rutan yang kondusif guna mendukung proses pembinaan warga binaan,” ujar Rizki.

Ke depan, Rutan Kelas I Bandar Lampung akan terus mengoptimalkan sistem pengamanan melalui evaluasi dan pengawasan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menjamin lingkungan rutan yang aman, tertib, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *