mahkota555

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Rutan Kelas I Bandar Lampung Perkuat Akidah dan Ketaatan Warga Binaan

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Rutan Kelas I Bandar Lampung Perkuat Akidah dan Ketaatan Warga Binaan

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Rutan Kelas I Bandar Lampung menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai upaya memperkuat akidah dan meningkatkan ketaatan beribadah warga binaan, Senin (19/1/2026).

Kegiatan keagamaan yang berlangsung di Masjid Miftahul Jannah Rutan Kelas I Bandar Lampung ini diikuti oleh Kepala Rutan Tri Wahyu Santoso, pejabat struktural, seluruh pegawai, serta ratusan warga binaan pemasyarakatan.

Peringatan Isra Mi’raj dipimpin oleh Ustadz Maulana Muhammad Ismail yang menyampaikan tausiyah bertema “Isra Mi’raj Momentum Penguatan Akidah dan Ketaatan dalam Meningkatkan Kualitas Iman dan Ibadah.” Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai refleksi diri, khususnya dalam menegakkan salat dan memperbaiki akhlak.

Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan agar memiliki fondasi spiritual yang kuat selama menjalani masa pidana.
Menurutnya, pembinaan rohani menjadi kunci dalam membentuk perubahan perilaku yang lebih positif dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan, serta diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran beragama, kedisiplinan, dan moralitas warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial di tengah masyarakat.

Karutan Kelas I Bandar Lampung
Tri Wahyu Santoso, menyampaikan Kepada Seluruh Pegawai, Tamu Undangan yang Hadir dan Warga Binaan :
“Peringatan Isra Mi’raj ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum pembinaan rohani yang sangat penting. Kami berharap warga binaan mampu menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, memperkuat akidah, serta meningkatkan kualitas iman dan ibadah, sehingga kelak dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.” ujar Karutan.

Kemudian Ustadz Maulana Muhammad Ismail mengingat Kepada Seluruh jamaah yang hadir :
“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya salat sebagai tiang agama dan fondasi kehidupan. Di mana pun kita berada, termasuk di dalam rutan, keimanan dan ketaatan harus tetap dijaga. Jika akidah kuat dan ibadah terjaga, maka perubahan akhlak dan perilaku akan mengikuti.”pungkas Ustadz Maulana.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *