mahkota555

Kadis PUPR Dilapor Pemerasan Ke Polres Halsel Terkait Proyek, Rekanan Lain: Bukan Hanya DPUPR

Halsel – Dugaan kasus pemerasan yang dilakukan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Provinsi Maluku Utara (Malut). Terkait proyek ruas jalan Indari Kecamatan Bacan Barat, yang ditangani Polres Halsel saat ini.

 

 

Tak hanya satu kontraktor menjadi korban dugaan pemerasan oleh Kadis PUPR Halsel, telah dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan, beberapa lalu.

 

Melainkan terdapat sejumlah kontraktor atau pihak rekanan lainnya yang mengalami hal serupa.

 

“Kasus seperti ini bukan baru pertama kali terjadi tetapi sudah lama, dan bukan saja di Dinas PUPR, jadi ampir semua kontraktor mengalami hal yang sama termasuk torang (kami),” Ungkap beberapa korban enggan namanya disebutkan kepada Media ini, (10/01/2026).

 

Saat ditanya mengapa tidak membuat laporan resmi ke pihak berwajib. Menurut mereka merasa tertekan dan takut tidak akan diberikan proyek.

 

“Untuk bukti-bukti transfer semua ada, hanya saja torang (kami) tidak berani karena itu sebagai syarat klarifikasi tender yang harus dipenuhi setiap rekanan agar kedepan masih diberikan proyek,”terangnya.

 

Anehnya, terlihat rauk wajah yang ketakutan dan cemas, mereka langsung menghindari Awak Media saat ditanya lebih dalam.

 

Diketahui, kadis PUPR Halsel, M. Idham Pora dilaporkan oleh Rizaldi Mahendra ke polres Halsel pada tanggal 03 Januari 2026.

 

Laporan tersebut, dugaan pemerasan Terkait pekerjaan proyek ruas jalan Indari Kec. Bacan Barat, Halsel.

 

Sementara, dikutip dari beberapa Media onlaien. kasat reskrim polres Halsel, Iptu Rizaldy Pasaribu mengaku pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sudah melayangkan panggilan pemeriksaan terhadap saksi dan pelapor yang dijadwalkan pada hari senin tangga 12 Januari 2026.

 

(Jurnalis/Kandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *