mahkota555

Perkuat Pembinaan Spiritual, Lapas Narkotika Bandar Lampung Gelar Kegiatan Kerohanian Katolik bagi Warga Binaan

Perkuat Pembinaan Spiritual, Lapas Narkotika Bandar Lampung Gelar Kegiatan Kerohanian Katolik bagi Warga Binaan

Bandar Lampung, majalahglobal.com – Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian di bidang kerohanian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung melaksanakan kegiatan bimbingan kerohanian Katolik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/1/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gereja Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung tersebut diikuti oleh seluruh WBP beragama Katolik yang tengah menjalani masa pembinaan. Bimbingan rohani dipandu langsung oleh Tim Kerohanian dari Persekutuan Doa Legio Maria Gereja Katolik Tanjung Karang.

Pembinaan kerohanian ini dikemas dalam bentuk ibadah dan pendalaman iman, yang bertujuan untuk memperkuat spiritualitas, memberikan ketenangan batin, serta membentuk sikap dan perilaku WBP agar lebih positif selama menjalani masa pidana.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menegaskan bahwa kegiatan kerohanian merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan humanis di dalam Lapas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan antusias.

Melalui pembinaan rohani ini, diharapkan WBP dapat meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan, serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan bertanggung jawab setelah bebas nantinya.

Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh sebagai bagian dari upaya pemulihan dan pembentukan karakter Warga Binaan.

Jumadi menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran strategis dalam proses pemasyarakatan.
“Pembinaan kerohanian merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan mental Warga Binaan. Melalui penguatan iman dan nilai-nilai spiritual, kami berharap Warga Binaan mampu melakukan refleksi diri, memperbaiki sikap, serta siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Jumadi.

Perwakilan Tim Kerohanian Persekutuan Doa Legio Maria menyampaikan apresiasi atas komitmen Lapas dalam memberikan ruang pembinaan spiritual bagi Warga Binaan.
“Kami hadir untuk mendampingi dan menguatkan iman saudara-saudara kita di Lapas. Melalui doa dan pembinaan rohani, kami berharap mereka memperoleh ketenangan batin, harapan baru, serta semangat untuk menjalani perubahan hidup ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *